Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Buru Pelaku Begal Sadis, Kapolres OKI: Anggota Sudah Menyebar

Buru Pelaku Begal Sadis, Kapolres OKI: Anggota Sudah Menyebar
Ilustrasi Garis Polisi (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Share Article

OKI, IDN Times - Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Dili Yanto, menginstruksikan kepada seluruh anggota Reskrim Polres OKI menyebar untuk memburu pelaku begal yang menembak pria bernama Budi Sadmoko (35).

Budi tewas di tempat setelah ditembak dua orang pelaku di depan istri dan anaknya berusia lima tahun. Peluru yang ditembakkan pelaku menembus ke organ dalam tubuh korban.

Peristiwa memilukan itu terjadi di tugu perbatasan antara Desa Cahya Makmur, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI dan Cahya Bumi Kabupaten OKU Timur, Selasa (25/1/2022).

"Saya pastikan, para pelaku akan ditindak tegas usai melakukan perbuatannya. Sekarang anggota sedan memburu kedua pelaku," ungkap Dili Yanto kepada IDN Times, Senin (31/1/2022).

1. Anggota sudah disebar mengejar pelaku

Ilustrasi penondongan pistol. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi penondongan pistol. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dili menyebutkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Polisi bahkan telah memetakan posisi kedua pelaku berikut identitasnya.

Menurut Dili, kasus kekerasan di jalanan sudah menjadi atensi pihak kepolisian daerah Sumsel untuk segera ditindak.

"Anggota sudah di lapangan, mohon doanya agar kedua pelaku segera ditangkap," pintanya.

2. Kronologis kejadian begal berujung penembakan

Ilustrasi TKP (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi TKP (IDN Times/Aditya Pratama)

Penembakan terhadap korban Budi menggemparkan media sosial (medsos). Istri korban menangis meminta suaminya untuk ditolong setelah peristiwa yang terjadi pagi hari sekitar pukul 06.10 WIB, ketika suaminya berencana menemani sang istri untuk mengurus berkas penerimaan CPNS.

Namun saat di tengah jalan, korban merasa curiga ketika dibuntuti kedua pelaku. Korban yang menyadari ada hal tidak beres kembali memutar kendaraannya. Namun korban pun kembali disusul kedua pelaku yang langsung menodongkan senjata api rakitan (Senpira).

"Korban memang sudah berusaha menghindar dan mengamankan diri. Namun apa mau dikata, pelaku berhasil menghadang motor korban dan mengancam dengan senjata api," ungkap AKP Sapta Eka Yanto, Kasat Reskrim Polres OKI.

3. Korban sempat mengira pelaku keluarkan senjata mainan

Ilustrasi korban (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi korban (IDN Times/Sukma Shakti)

Kedua pelaku awalnya berusaha menggertak korban untuk turun dari kendaraan menggunakan senjata api. Salah satu pelaku bahkan mengeluarkan pistol yang diduga rakitan l, dan menembak ke udara sebanyak dua kali.

Senpi tersebut sempat tidak meletus sehingga korban berusaha menghadapi kedua pelaku. Antara korban dan pelaku sempat terjadi cekcok.

"Karena ada cekcok mulut, pelaku langsung menarik pelatuk dan menembakkan senjata api ke arah korban. Tembakan itu mengenai lengan atas dan menembus jantung korban," ungkap dia.

Melihat korbannya tersungkur, kedua pelaku langsung mengambil motor korban. Keduanya langsung memacu kendaraan ke arah OKU Timur.

Korban yang berlumuran darah di dekat anak dan istrinya langsung dibawa warga ke bidan desa. Namun luka tembak yang didapat korban membuat dirinya tewas.

"Sejauh ini kedua pelaku tengah kita buru. Wakapolres OKI dalam hal ini akan turun langsung memburu kedua pelaku," tutup dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Prakiraan Cuaca Sumsel 30 Mei 2026, Berawan tapi Potensi Hujan

30 Mei 2026, 09:13 WIBNews