Kronologi Laka Mobil Dinas DPRD Provinsi Jambi hingga Wanita di Mobil

Jambi, IDN Times - Para pejabat di Sekretariat DPRD Jambi dibuat heboh pascakecelakaan tunggal mobil dinas DPRD Provinsi Jambi, Kamis (2/2/2023) malam. Pasalnya, mobil dinas tersebut justru dikemudikan oleh anak remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jambi.
Kejadian bikin riuh publik di dalam mobil dikendarai S (16) ada remaja perempuan dalam kondisi tanpa busana. Kesaksian itu disampaikan warga pada saat kejadian berlangsung di Jalan Sukarno Hatta, Kota Jambi.
1. Mobil dipinjam tanpa izin selama dua hari

Kabag Umum Sekretariat DPRD Jambi, Bambang Supriyadi membenarkan mobil mengalami laka tunggal itu adalah aset DPRD Provinsi Jambi.
Toyota Camry berplat merah nomor polisi BH 1824 Z itu dulunya digunakan oleh pimpinan DPRD Provinsi Jambi, Effendi Hatta kini sudah berstatus nonaktif.
Namun sehari sebelum kejadian, mobil dinas itu dipinjam oleh salah seorang pejabat ASN di Sekretariat DPRD Provinsi Jambi. "Sudah dua hari dipakai dan tidak tahu kalau mobil itu dibawa oleh anaknya," katanya.
Namun yang menjadi catatan ikbuh Bambang, mobil itu digunakan sudah dua hari tanpa izin dari Sekwan maupun dari Bambang Supriyadi selaku kabag Umum Sekretariat DPRD Provinsi Jambi.
2. Kronologi laka hingga perempuan tanpa busana di dalam mobil.

Mengenai kabar seorang perempuan remaja tanpa busana di dalam mobil dinas itu, Bambang mengatakan ia sudah datang ke lokasi kejadian.
Ia membenarkan memang ada seorang perempuan tanpa busana di dalam mobil. Ia memastikan tidak ada anak dari pimpinan maupun anggota DPRD Provinsi Jambi seperti kabar yang beredar luas.
Bambang mengatakan, dari informasi didapat di lokasi kejadian, S remaja mengendarai mobil melaju dari arah arena MTQ karena dikejar warga. Karena panik, keduanya berlari ke dalam mobil dan mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi.
"Sebelumnya mereka dari Arena MTQ, diburu warga akhirnya kabur ngebut. Sementara yang perempuan belum sempat memakai busana," katanya.
3. Orang tua S akan dipanggil

Pascakejadian, kedua remaja berada di dalam mobil tersebut langsung dibawa ke rumah sakit. Satu korban mengalami luka.
"Saya sudah ke rumahsakit, kondisi S tidak ada luka. Yang parah si perempuan kondisnyai mengalami patah kaki bagian kiri dan masih dirawat," kata Bambang.
Sementara itu mobil dinas tersebut kata Bambang masih berada di Unit Lakalantas Polresta Jambi. Setelah kejadian mobil pengadaan tahun 2009 itu akan ditarik.
Selama ini mobil aset tersebut digunakan untuk tamu pada saat kegiatan penting. Bambang mengatakan, sudah berkordonasi dengan Sekwan DPRD Povinsi Jambi. Dalam waktu dekat akan memanggil pejabat bersangkutan untuk dimintai keterangan.
4. Orang tua S terancam dinonaktifkan

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan, sudah berkordinasi dengan Sekda Provinsi Jambi dan gubernur. Pihaknya meminta agar pejabat ASN telah melakukan pelanggaran itu segera di nonaktifkan dari jabatannya.
"Pak gubernur sudah oke secepatnya hari Senin ini sudah ada penggantinya," kata Edi Purwanto Sabtu (4/2/2023).
Ia juga meminta maaf atas kegaduhan itu. Pimpinan DPRD Provinsi Jambi sudah menginstruksikan kepada Sekwan untuk segera menertibkan aset DPRD Provinsi Jambi.
Bahkan jika aset tersebut masih dikuasai oleh mantan pimpinan atau mantan anggota DPRD Provinsi Jambi. Hal ini sebagai evaluasi atas peristiwa tersebut.
"Kami sudah minta ke sekwan semua aset kendaraan untuk di tertibkan. Yang masih beredar segera dikandangkan," kata Edi.



















