Hujan Deras Guyur Palembang Sebabkan Banjir, Sejumlah Kendaraan Mogok

- Hujan deras di Palembang menyebabkan genangan air setinggi lutut di beberapa titik kota, membuat arus lalu lintas tersendat dan sejumlah kendaraan mogok.
- Petugas turun ke lapangan untuk menyedot air dan mengatur lalu lintas setelah kemacetan terjadi hingga satu jam di kawasan Simpang Polda.
- Wali Kota Palembang Ratu Dewa memerintahkan camat, OPD, dan Dishub bergerak cepat memantau wilayah serta menangani kemacetan akibat genangan air.
Palembang, IDN Times - Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang menyebabkan banjir di sejumlah kawasan hari ini, Selasa (21/4/2026). Banjir terjadi di beberapa titik seperti KM 5, Simpang Polda, Sekip, hingga Veteran dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
Kondisi ini membuat arus lalu lintas melambat, bahkan sejumlah kendaraan mogok setelah nekat menerobos genangan.
1. Petugas sedot genangan air yang sebabkan kemacetan

Salah satu pengendara, Rizki, mengungkapkan hujan deras memicu terjadinya genangan di kawasan Simpang Polda Palembang, membuat arus kendaraan tersendat. Menurutnya, para pengendara saling berebut mendahului untuk menghindari genangan, sehingga memicu kemacetan.
"Tadi sempat lama di Simpang Polda karena kendaraan terjebak saat hujan. Kemacetan terjadi sekitar satu jam sampai petugas datang mengatur arus lalu lintas dan menyedot air yang menggenangi jalan," ungkap dia.
2. Khawatir air masuk ke mobil

Rizki mengaku sempat merasa was-was saat melihat air setinggi lutut orang dewasa. Ia mengkhawatirkan air masuk ke kendaraannya.
"Untungnya petugas cepat melakukan penyedotan. Memang hujan dan banjir menyebabkan kemacetan panjang, akibatnya kendaraan hendak saling mendahului," jelasnya.
3. Wali Kota Palembang instruksikan camat dan OPD gerak cepat

Sementara Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan telah memerintahkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat untuk turun langsung saat terjadi hujan. Hal ini dilakukan untuk memantau langsung ketika ada genangan air dan kemacetan sehingga tidak menimbulkan kepanikan.
"Seluruh OPD sampai camat dan lurah kita suruh turun ke lapangan monitor wilayahnya masing-masing," jelasnya.
Tak hanya itu, Ratu Dewa meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang untuk bergerak cepat menangani kemacetan yang terjadi akibat genangan air saat hujan.
"Dishub saya minta atur lalu lintas yang mengakibatkan kemacetan akibat genagan air," jelasnya.


















