Warga Tuan Kentang Palembang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki

- Warga Tuan Kentang, Palembang digegerkan penemuan bayi laki-laki di depan panti asuhan Rezeki Ibu pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
- Saksi mata menemukan bayi terbungkus kain dengan kondisi pendarahan di tali pusar, lalu segera melapor ke RT dan membawa bayi ke bidan terdekat.
- Polisi memastikan bayi dibuang kurang dari 24 jam, kini dirawat di RSUD Bari Palembang dalam kondisi stabil sambil penyelidikan orang tua dilakukan.
Palembang, IDN Times - Kasus penemuan bayi yang ditelantarkan orang tuanya kembali menghebohkan Palembang. Kali ini warga Tuan Kentang, Seberang Ulu (SU) I Palembang digegerkan penemuan bayo laki-laki yang ditaruh di depan pintu panti asuhan Rezeki Ibu pagi ini.
"Penemuan terjadi pukul 05.30 WIB, terbungkus kain dan terbaring di depan panti asuhan," ungkap saksi mata Muzandi, Jumat (24/4/2026).
1. Saksi laporkan kejadian ke polisi

Muzandi menyebutkan kejadian itu sempat membuat geger masyarakat sekitar, terutama anak-anak panti. Pasalnya, saat itu para saksi hendak melakukan aktivitas harian.
"Saat membuka pintu, ternyata ada bayi dalam kondisi dibedong dan diselimuti kain. Karena saya panik, akhirnya saya langsung memberi tahu RT setempat dan pihak berwajib," jelasnya.
Warga yang panik dengan temuan itu langsung membawa sang bayi ke bidan terdekat. Hal ini dilakukan karena diduga terjadi pendarahan pada bagian tali pusar korban yang dipotong oleh pembuang bayi.
"Saat kami tiba, bayi tersebut sudah sempat dibawa ke bidan terdekat karena mengalami pendarahan di bagian tali pusar," jelasnya.
2. Polisi benarkan ada penemuan bayi

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Heri, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Kami mendapat informasi dari warga terkait penemuan bayi laki-laki di depan pintu panti asuhan," bebernya.
3. Polisi dalami siapa orang tua bayi tersebut

Bayi tersebut kini sudah dirujuk ke RSUD Bari Palembang untuk mendapat perawatan medis. Pihaknya memastikan bayi tersebut dibuang kurang dari 24 jam dan kini dalam kondisi stabil.
"Kami masih menyelidiki orang tua dari bayi tersebut," jelasnya.


















