Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warga Sumsel Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan untuk Cegah Hantavirus

Kota Palembang
Warga Sumsel Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan untuk Cegah Hantavirus
ilustrasi hewan pengerat penyebab hantavirus (unsplash.com/Svetozar Cenisev)
  • Pejabat Otoritas Veteriner Sumsel mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran Hantavirus yang ditularkan melalui tikus.
  • Hantavirus dapat menular lewat urine, air liur, dan kotoran tikus yang mengering serta berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan serius hingga kematian.
  • Pendekatan One Health ditekankan karena kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan saling terhubung, sementara wabah sering muncul akibat masalah lingkungan yang diabaikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Pejabat Otoritas Veteriner Sumatra Selatan, Jafrizal, meminta masyarakat mewaspadai penyebaran Hantavirus yang menyebar dari tikus. Kondisi penyebaran Hantavirus tersebut dinilai berkaitan erat dengan kondisi sanitasi yang buruk di kawasan permukiman.

"Hantavirus merupakan bagian dari persoalan ekosistem yang harus ditangani bersama melalui pendekatan One Health," ungkap Jafrizal, Rabu (13/5/2026).

  1. 1. Tikus menjadi indikator lingkungan yang buruk

    Seekor tikus kecil berwarna cokelat sedang berdiri di atas permukaan tanah yang berbatu.
    Tikus merupakan pembawa utama (vektor) penyebaran Hantavirus melalui kotoran dan urinenya. (pexels.com/Alexas_Fotos)

    Jafrizal menerangkan, Hantavirus tidak hanya dipandang sebagai persoalan kesehatan manusia, tetapi juga menyangkut keseimbangan lingkungan dan pengendalian populasi hewan pembawa penyakit. Menurutnya, tikus yang berkembang di lingkungan permukiman membawa risiko penularan penyakit zoonosis kepada manusia.

    "Hewan pengerat sebenarnya menjadi indikator bahwa tata kelola lingkungan belum berjalan optimal," jelasnya.

  2. 2. Kesehatan hewan dan manusia saling berkaitan

    ilustrasi Hantavirus (gavi.org)
    ilustrasi Hantavirus (gavi.org)

    Jafrizal mengungkapkan, Hantavirus dapat menular dari paparan urine, air liur hingga kotoran tikus yang mengering dan terhirup manusia. Dalam kondisi tertentu, infeksi juga dapat menyebabkan gangguan para pernapasan yang berujung kematian.

    "Pendekatan One Health menjadi penting karena kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan saling berkaitan," jelasnya.

  3. 3. Wabah muncul karena persoalan lingkungan

    Hantavirus yang sedang menyebar
    ilustrasi hantavirus yang sedang menyebar (unsplash.com/CDC)

    Jafrizal menambahkan, wabah penyakit umumnya tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan dipicu persoalan lingkungan yang dibiarkan dalam waktu lama.

    "Wabah tidak muncul tiba-tiba. Biasanya ada persoalan lingkungan yang dibiarkan terlalu lama," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More