Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pupuk Indonesia: 33 Persen Pupuk Subsidi Sudah Disalurkan ke Sumatra

Pupuk Indonesia: 33 Persen Pupuk Subsidi Sudah Disalurkan ke Sumatra
Area gudang pupuk Indonesia (Dok/Pupuk Indonesia).
Intinya Sih
  • PT Pupuk Indonesia menyalurkan 737.125 ton pupuk subsidi di Sumatra hingga April 2026, setara 33 persen dari total alokasi pemerintah sebanyak 2.228.539 ton.
  • Realisasi tinggi didukung kebijakan pemerintah seperti aplikasi i-Pubers dan penurunan HET, serta koordinasi dengan distributor dan pemda untuk memastikan distribusi transparan dan tepat sasaran.
  • Pemerintah daerah menilai perbaikan database petani masih dibutuhkan agar penyaluran pupuk subsidi lebih akurat, mengingat ketidaksesuaian antara data penerima dan luas lahan pertanian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - PT Pupuk Indonesia (PI) mencatat penyaluran pupuk subsidi di wilayah Sumatra mencapai 737.125 ton hingga 30 April 2026. Jumlah tersebut setara 33 persen dari total alokasi pupuk subsidi di Sumatra yang ditetapkan pemerintah sebanyak 2.228.539 ton.

Regional Chief Executive Officer Regional 1 Pupuk Indonesia, Eko Suroso mengatakan realisasi penyaluran pupuk subsidi tersebut didukung sejumlah kebijakan pemerintah. Termasuk kemudahan penebusan melalui aplikasi i-Pubers dan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku sejak Oktober 2025.

"Melalui kebijakan tersebut, proses penebusan pupuk subsidi menjadi lebih mudah bagi petani," kata Eko, Selasa (12/5/2026).

1. Tingginya penyaluran pupuk disebut karena kebijakan pemerintah

IMG-20260512-WA0009.jpg
Regional Chief Executive Officer Regional 1 Pupuk Indonesia, Eko Suroso (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Eko, perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak mulai dari pelaku usaha distribusi (PUD), pemerintah daerah. Itu guna meningkatkan pengawasan distribusi pupuk subsidi agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan distribusi pupuk berlangsung secara akurat.

"Tingginya realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Pulau Sumatra tidak terlepas dari kebijakan pemerintah di sektor pupuk," jelasnya.

2. Lakukan evaluasi penyaluran pupuk subsidi

IMG-20260512-WA0010.jpg
Penyaluran pupuk (IDN Times/Rangga Erfizal)

Senior Manager Pendukung Penjualan Regional 1 Pupuk Indonesia, Yoyo Supriyanto menegaskan pengawasan distribusi pupuk subsidi terus diperketat agar penyaluran sesuai kebutuhan petani.

"Berbagai masukan dari distributor, pemerintah daerah dan media menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan strategi penyaluran pupuk ke depan," jelasnya.

3. Perbaikan database petani diperlukan untuk penyauran pupuk subsidi tepat sasaran

ilustrasi pupuk tanaman
ilustrasi pupuk tanaman (vecteezy.com/Sanhanat Pimpa)

Meski penyaluran pupuk subsidi terus meningkat, persoalan ketepatan sasaran penerima masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah daerah, termasuk Sumsel.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Bambang Pramono menyebut perbaikan database petani diperlukan agar distribusi pupuk subsidi lebih merata.

"Ini yang menjadi persoalan, jumlah petani penerima pupuk subsidi tidak sebanding dengan luas lahan pertanian di Sumsel yang sebenarnya lebih besar," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More