Pelajar SMA di Lubuk Linggau Dikeroyok dan Ditusuk Saat Nongkrong

- Empat pemuda di Lubuk Linggau ditangkap polisi karena diduga mengeroyok dan menusuk seorang pelajar SMA berinisial D setelah korban menolak permintaan uang mereka.
- Korban mengalami luka tusuk di kaki dan harus dirawat di rumah sakit, sementara para pelaku sempat melarikan diri dari lokasi kejadian.
- Polisi menyita pisau sangkur sebagai barang bukti dan kini keempat pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Lubuk Linggau, IDN Times - Empat pemuda di Lubuk Linggau ditangkap polisi setelah diduga mengeroyok seorang pelajar SMA berinisial D (16). Keempat pelaku yakni GA (13), MU (11), JA (14), dan Jerryan Pratama (18), diduga melakukan aksi kekerasan usai melakukan pemalakan terhadap korban.
"Mereka (pelaku) mengaku wilayah itu miliknya. Lalu meminta korban untuk membayar. Karena tidak mau memberikan uang, terjadilah keributan yang menyebabkan terjadinya pengeroyokan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Barat, Aiptu Erwinsyah, Rabu (13/5/2026).
1. Korban dilarikan ke rumah sakit usai penusukan

Korban D yang saat itu tengah nongkrong bersama rekannya sempat diancam akan dipukuli apabila tidak memberikan uang kepada para pelaku. Setelah korban menolak, para pelaku diduga langsung melakukan pengeroyokan dan menusuk kaki korban menggunakan pisau sangkur.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit," jelasnya.
2. Pelaku ditangkap usai orang tua korban melapor

Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh orangtua korban ke pihak kepolisian
"Usai mendapat laporan para pelaku langsung kita tangkap pada Selasa kemarin di rumah masing-masing," jelasnya.
3. Polisi sita alat bukti yang digunakan untuk menusuk korban

Dari kasus tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa pisau sangkur yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penusukan. Kini, keempat pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
"Tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan kekerasan terhadap korban," ungkapnya.


















