Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sumbar Alami Inflasi Tipis Maret 2026, Harga Daging Ayam Jadi Penyebab

Sumbar Alami Inflasi Tipis Maret 2026, Harga Daging Ayam Jadi Penyebab
Ilustrasi inflasi (freepik.com)
Intinya Sih
  • BPS mencatat Sumatra Barat alami inflasi tipis 0,04 persen pada Maret 2026, turun dari Februari yang mencapai 0,30 persen.
  • Penyebab utama inflasi berasal dari kenaikan harga daging ayam ras dan bensin, terutama di kelompok makanan serta transportasi.
  • Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Dharmasraya sebesar 0,44 persen, sementara Pasaman Barat dan Kota Padang justru mengalami deflasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Sumatra Barat mengalami inflasi tipis pada bulan Maret 2026 dan tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

"Inflasi Sumbar secara month to month pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,04 persen," kata Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, dengan catatan tersebut, terjadi penurunan angka inflasi di Sumatra Barat dibandingkan dengan bulan Februari 2026 yang berada pada angka 0,30 persen.

1. Inflasi Sumbar

Ilustrasi Inflasi
Ilustrasi Inflasi (Foto: IDN Times)

Meski terjadi inflasi secara month to month, menurutnya secara year to date data di Sumatra Barat masih mencatatkan terjadinya deflasi pada Maret 2026.

"Secara year to date, tercatat ada deflasi sebesar 0,82 persen di Sumatra Barat," katanya.

Sementara, secara year-on-year menurutnya Sumbar masih memperlihatkan adanya inflasi yang cukup signifikan, yaitu mencapai angka 3,37 persen.

2. Penyebab inflasi di Sumbar

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi (vecteezy.com/Khunkorn Laowisit)

Nurul mengatakan, inflasi yang terjadi di Sumatra Barat selama Maret 2026 tersebut tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang tercatat sebesar 0,19 persen.

"Kelompok ini memberikan andil sebesar 0,06 persen dengan komoditas utamanya adalah daging ayam ras yang mengalami peningkatan harga pada bulan lalu," katanya.

Selain itu, menurutnya, inflasi juga terjadi pada kelompok transportasi sebesar 0,45 persen dengan andil 0,05 persen, dengan komoditas utamanya adalah bensin.

3. Inflasi tertinggi di Dharmasraya

Ilustrasi inflasi
Ilustrasi inflasi (freepik.com)

Dengan inflasi yang terjadi tersebut, menurut Nurul, ada 2 daerah di Sumatra Barat yang menunjukkan inflasi tertinggi, yaitu Kota Bukittinggi dan Kabupaten Dharmasraya.

"Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Dharmasraya sebesar 0,44 persen; selain itu, juga ada Kota Bukittinggi yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,16 persen," katanya.

Sementara di Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Padang, menurut Nurul, mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,05 persen dan 0,02 persen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More