Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jangan Salah Pilih! Ini Ciri Hewan Kurban Layak Dibeli untuk Idul Adha

Jangan Salah Pilih! Ini Ciri Hewan Kurban Layak Dibeli untuk Idul Adha
Kandang hewan kurban jelang hari raya Idul Adha di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel mengimbau warga teliti memilih hewan kurban yang sehat, tidak cacat, gemuk, dan cukup umur sesuai syariat jelang Idul Adha.
  • Pemeriksaan usia hewan dilakukan lewat pergantian gigi; sapi minimal dua tahun dan kambing satu tahun agar memenuhi syarat sah untuk kurban.
  • Pemerintah menyarankan pembelian di tempat resmi karena penjualan di pinggir jalan berisiko menimbulkan penyakit akibat pemeliharaan dan kebersihan kandang yang sulit diawasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan teliti dalam memilih hewan kurban. Ruzuan membagikan sejumlah tips agar hewan kurban yang dibeli memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariat.

Dia menyebut masyarakat perlu memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat, tidak sakit, tidak cacat, serta memiliki tubuh yang gemuk. Pemeriksaan fisik penting dilakukan untuk memastikan hewan layak dijadikan kurban.

"Sebulan sebelum hari-H, kami sudah membentuk tim untuk melakukan sosialisasi dan monitoring kandang, khususnya kandang-kandang besar. Kami memastikan hewan kurban yang disediakan itu sehat, tidak sakit, tidak cacat, gemuk, dan cukup umur," ungkap Ruzuan, Senin (18/5/2026).

1. Tanda hewan kurban sudah layak potong

Kandang hewan kurban jelang hari raya Idul Adha di Palembang
Kandang hewan kurban jelang hari raya Idul Adha di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga mengecek usia hewan kurban. Untuk sapi, syarat usia minimal yakni dua tahun, sedangkan untuk kambing satu tahun. Pemeriksaan juga dapat dilihat melalui kondisi pergantian gigi hewan.

"Kalau giginya sudah lepas, itu sudah memenuhi syarat untuk hewan kurban," jelasnya.

2. Beli hewan di tempat resmi minimalkan risiko tak sesuai syariat

Kandang hewan kurban jelang hari raya Idul Adha di Palembang
Kandang hewan kurban jelang hari raya Idul Adha di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Pemerintah pun mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di tempat penjualan resmi yang telah diawasi petugas agar kualitas dan kesehatan hewan lebih terjamin menjelang Idul Adha.

"Kami berharap masyarakat yang ingin berkurban membeli hewan di tempat yang ditentukan atau tempat resmi. Karena kita beribadah, tentu hewan kurban yang dibeli harus memenuhi syarat dan diterima," jelasnya.

3. Beli hewan kurban di pinggir jalan berisiko terkena penyakit

IMG-20260518-WA0028.jpg
Kandang hewan kurban jelang hari raya Idul Adha di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Ruzuan menilai, penjualan hewan kurban di pinggir jalan berpotensi menimbulkan penyakit pada hewan karena kondisi pemeliharaannya sulit dipantau. Menurutnya, kecukupan pakan dan minum hewan tidak dapat dipastikan, termasuk kondisi kesehatan serta kebersihan kandang dan limbah kotorannya.

"Saya berpikir, maaf bukan menganaktirikan (menyudutkan) orang jualan di pinggir jalan, tapi lebih banyak penyakit yang bisa timbul bagi sapi dan kambing," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More