Ditembak Sesama Prajurit TNI, Keluarga Pratu FS Terpukul

- Pratu FS, prajurit TNI berusia 23 tahun, tewas ditembak rekannya sendiri saat terjadi keributan di tempat hiburan malam kawasan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Palembang.
- Keluarga korban merasa terpukul dan meminta penyelidikan transparan dari Denpom II Sriwijaya agar pelaku penembakan dihukum setimpal sesuai perbuatannya.
- Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta membawa jenazah Pratu FS ke RS Bhayangkara Palembang untuk autopsi dan pemeriksaan forensik lanjutan.
Palembang, IDN Times - Keluarga terpukul atas meninggalnya Pratu FS (23) di tangan rekannya sesama anggota TNI di Palembang. Korban meninggal dunia di rumah sakit setelah terjadi keributan di tempat hiburan malam di kawasan Alamsyah Ratu Prawira Negara pada Sabtu (16/5/2026) dini hari.
"Setelah tahu ternyata kakak ditembak sesama anggota TNI, keluarga benar-benar merasa terpukul," ungkap adik korban Faradita (19), Sabtu (16/5/2026).
1. Keluarga dapat kabar saat subuh

Faradita mengaku keluarga masih syok setelah mendengar kabar Pratu FS tewas oleh rekannya sendiri. Adik korban mengatakan, baru mendapat kabar kematian kakaknya pada subuh hari.
"Saya langsung ke sini (RS Bhayangkara), ternyata benar kakak saya sudah meninggal," jelasnya.
2. Minta pelaku dihukum setimpal

FS diketahui berdinas di Detasemen Kesehatan Wilayah (Dankesyah) Kesdam II Sriwijaya. Atas kejadian ini pihak keluarga berharap Denpom II Sriwijaya dapat secara transparan mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.
"Kami minta kasus ini jangan ditutupi. Harus transparan karena ini menyangkut nyawa orang. Kakak saya meninggal karena ditembak, jadi pelaku harus dihukum setimpal sesuai perbuatannya," jelasnya.
3. Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk di autopsi

Diberitakan sebelumnya, Polsek Ilir Barat I Palembang telah melakukan oleh TKP di lokasi penembakan sesama anggota TNI di tempat hiburan malam. Keduanya diduga terlibat perselisihan seusai saling bersenggolan saat tengah berada di kafe tersebut.
Korban yang saat itu masih dalam keadaan hidup segera dievakuasi ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.30 WIB setelah sempat menjalani penanganan.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Ilir Barat I langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi turut memeriksa sejumlah saksi dan memasang garis polisi di area tempat hiburan malam guna kepentingan penyelidikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta rekaman CCTV di lokasi kejadian, korban tampak tersungkur setelah terkena tembakan.


















