Kebakaran Rumah di Muba, Ayah dan Anak Tewas Terjebak Kobaran Api

2 orang penghuni rumah ditemukan meninggal dunia diduga terjebak dalam kobaran api
Armada mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api
Tidak ada satu pun warga sekitar yang mengetahui kebakaran tersebut
Musi Banyuasin, IDN Times - Satu unit rumah yang terletak jauh di dalam kawasan hutan Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terbakar habis pada Minggu (17/5/2026) siang. Tragisnya, dua orang penghuni rumah yang merupakan ayah dan anak ditemukan meninggal dunia diduga terjebak dalam kobaran api.
Kedua korban tewas bernama Jamiran (70), sang ayah, dan anaknya, Mujahirin (30). Insiden ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar lokasi. Saksi terkejut melihat sebuah rumah pondok sudah dalam kondisi rata dengan tanah dan hanya menyisakan puing-puing serta kepulan asap putih.
1. Armada mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik api

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Babat Toman. Namun, proses pemadaman dan evakuasi terkendala oleh letak geografis rumah korban yang sangat terpencil dan sulit diakses.
Kabid Damkar Muba, Dendi Suhendar, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, personelnya langsung bergerak ke lokasi. Kendati demikian, armada mobil Damkar tidak dapat menjangkau titik api karena posisinya berada sekitar dua kilometer dari jalan raya utama.
"Akses menuju lokasi kejadian hanya berupa jalan setapak sempit dan berlumpur yang cuma bisa dilalui kendaraan roda dua. Akibatnya, petugas terpaksa berjalan kaki sejauh dua kilometer sambil membawa peralatan seadanya ke tempat kejadian," ujarnya.
2. Tidak ada satu pun warga sekitar yang mengetahui kebakaran tersebut

Saat tim tiba di titik lokasi, bangunan rumah sudah habis terbakar tanpa sisa. Hal ini terjadi lantaran saat kebakaran berlangsung, tidak ada satu pun warga sekitar yang mengetahui karena posisi pondok yang berada di dalam hutan. Petugas kemudian fokus melakukan upaya pendinginan dan menyisir puing-puing hingga akhirnya menemukan jasad kedua korban.
"Untuk pemicu kebakaran, kami belum bisa memastikan sumber api. Total kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai sekitar 50 juta," terangnya.
3. Tim Polsek Babat Toman sudah ke lokasi dan saat ini masih melakukan penyelidikan

Sementara itu, Kasi Humas Polres Muba, AKP S. Hutahaean, membenarkan adanya peristiwa kebakaran maut di Desa Kasmaran tersebut.
"Tim dari Polsek Babat Toman sudah diturunkan ke lokasi dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Kami masih menunggu perkembangan hasil olah TKP di lapangan," tegasnya.



















