Palembang, IDN Times - Di tengah melimpahnya potensi sawit di Sumatra Selatan (Sumsel), banyak UMKM justru masih tertahan di tahap dasar karena terkendala sertifikasi halal dan minimnya inovasi produk. Kondisi ini membuat upaya hilirisasi belum berjalan optimal, padahal pengolahan turunan sawit berpeluang besar meningkatkan nilai tambah dan daya saing usaha, termasuk bagi koperasi petani.
"Sebagai salah satu wilayah dengan potensi sawit terbesar, UMKM di Sumsel harus naik kelas dan mampu mengoptimalkan bahan baku turunan sawit menjadi produk pangan berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar modern," ungkap Ketua DPW Sawitku Masa Depanku (Samade) Jonli Sirait, Jumat (17/4/2026).
