Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Remaja Terseret Ombak di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Tewas

Remaja Terseret Ombak di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Tewas
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)
Intinya Sih
  • Seorang pemuda bernama Muhammad Sultan Khalis Gani (18) terseret ombak saat mandi di Pantai Sunua, Padang Pariaman, pada Minggu (31/5/2026) bersama temannya.
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak malam hingga pagi hari dengan membagi personel menjadi tiga tim untuk menyisir laut dan area pantai.
  • Setelah sekitar satu jam pencarian, jasad Gani ditemukan mengambang sekitar 201 meter dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi serta diserahkan kepada keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Padang, IDN Times - Seorang pemuda di Kabupaten Padang Pariaman ditemukan tewas usai hanyut terseret ombak saat mandi di Pantai Sunua pada Senin (1/6/2026) pagi.

"Korban kami temukan mengambang di laut setelah tim melakukan pencarian sejak tadi pagi," kata kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.

Ia mengatakan, jasad pemuda bernama Muhammad Sultan Khalis Gani (18) tersebut langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

1. Terseret ombak saat mandi di pantai

Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)

Abdul Malik mengatakan, hanyutnya pemuda yang akrab disapa Gani itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) kemarin saat ia mandi bersama beberapa temannya.

"Dari informasi saksi, ada 2 orang yang terseret ombak yaitu Gani dan Rezki yang kemarin itu sedang mandi di Pantau Sunua tersebut," katanya.

Beruntung, Rezki yang sudah terseret cukup jauh dapat diselamatkan oleh warga. Sementara Gani gagal diselamatkan dan hilang seketika usai terseret ombak.

"Warga sejak kemarin sudah melakukan pencarian, tapi masih belum ada hasil dan kami mendapatkan laporan baru tadi malam dan langsung menurunkan personel untuk melakukan pencarian," katanya.

2. Lakukan pencarian

Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)

Setelah menurunkan tim, Abdul Malik mengatakan bahwa para personel yang tergabung langsung melakukan penyisiran di beberapa lokasi saat baru sampai di tempat kejadian.

"Karena sudah malam dan kurangnya penerangan, tim memutuskan untuk melanjutkan pencarian tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB," lanjutnya.

Untuk dapat menemukan korban, tim SAR gabungan membagi personelnya menjadi 3 tim yang memiliki tugas masing-masing untuk melakukan penyisiran.

"Ada tim yang melakukan pencarian menggunakan perahu karet dan ada juga tim yang melakukan penyisiran di area pantai dengan berjalan kaki saja," katanya.

3. Korban ditemukan

Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Basarnas Padang)

Setelah melakukan pencarian kurang lebih satu jam, akhirnya jasad korban ditemukan oleh tim gabungan dengan kondisi meninggal dunia dan sudah mengambang.

"Korban ditemukan kurang lebih sekitar 201 meter dari lokasi kejadian dan tim langsung melakukan evakuasi dan memasukkan jasad tersebut ke dalam kantong jenazah yang sudah dibawa," katanya.

Ia mengatakan, setelah jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga, tim gabungan tersebut langsung dibubarkan dan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Share Article
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Sumatera Selatan

See More