Pria di OKU Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tepi Jalan

- Seorang pria bernama Rahan Randi ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan Desa Bumi Kawa, OKU, sekitar 70 meter dari rumah orang tuanya pada dini hari.
- Polisi telah memasang garis polisi, memeriksa saksi, serta mengamankan barang bukti seperti handuk pink, sandal putih, kaos pink, dan celana biru hitam dari lokasi kejadian.
- Sebelum kejadian, ada hajatan keluarga kerabat korban di malam hari; polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kematian yang kini ditangani RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja.
Ogan Komering Ulu, IDN Times - Rahan Randi (31), warga Dusun IV, Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan dekat selokan, sekitar 70 meter dari rumah orang tuanya pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan warga yang kebetulan melintas di lokasi. Saat ditemukan, korban tergeletak di tempat TKP dengan kondisi berlumuran darah. Diduga korban sudah meninggal dunia saat ditemukan.
Warga juga melihat adanya luka robek pada bagian leher korban. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Lengkiti.
1. Motif penyebab korban tewas masih dalam penyelidikan

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo SIK, mengatakan, personil Polsek Lengkiti dan Tim Inafis sudah mendatangi TKP dan memasang garis polisi. Saat ini, anggota Resmob bersama personel Reskrim Polsek Lengkiti masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.
“Untuk motif penyebab korban tewas masih dalam penyelidikan. Tim menyisir radius penemuan jasad guna mencari barang bukti atau barang milik korban yang mungkin tertinggal di sekitar semak-semak jalan," ujarnya.
2. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Ibnu Soetowo Baturaja untuk dilakukan visum. Selain itu, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
“Anggota juga sudah mengamankan barang bukti berupa satu handuk warna pink, sepasang sandal warna putih, baju kaos warna pink, dan celana warna biru hitam,” ungkap Kapolres.
3. Malam sebelum kejadian, ada hajatan di rumah kerabat korban

Sebelum kejadian tragis itu, diketahui pada malam harinya sedang berlangsung sebuah hajatan keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban. Selain itu, sekitar sepekan terakhir korban disebut tinggal di rumah mertuanya yang berada di Desa Simpang Empat, Kecamatan Lengkiti.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap dan penyebab kematian korban. Polsek Lengkiti bersama anggota piket dan warga sudah mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan mayat. Sementara jenazah masih berada di kamar jenazah RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja.



















