Prediksi Cuaca Sumsel: Masih Hujan Sedang hingga Akhir Mei 2026

- BMKG Sumsel memprediksi sebagian besar wilayah masih diguyur hujan kategori menengah hingga akhir Mei 2026 dengan peluang curah hujan 51–150 milimeter mencapai 90 persen.
- Beberapa daerah seperti OKU, Lubuk Linggau, dan Musi Banyuasin berpotensi alami hujan tinggi hingga 300 milimeter yang bisa picu banjir, longsor, dan angin kencang.
- BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada karena penurunan curah hujan di beberapa wilayah dapat meningkatkan risiko munculnya titik panas dan kebakaran hutan atau lahan.
Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan memprediksi sebagian besar wilayah Sumsel masih akan mengalami curah hujan kategori menengah pada dasarian III (sepuluh hari ketiga) Mei 2026.
Dalam prakiraan iklim terbaru per tanggal 20 Mei 2026, BMKG menyebut peluang curah hujan saat ini di kisaran 51-150 milimeter dengan peluang mencapai 90 persen di Sumsel.
"Sebagian besar wilayah Sumsel pada Dasarian III Mei 2026 diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah dengan sifat hujan berkisar dari normal hingga di atas normal," ungkap Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis, Jumat (22/5/2026).
1. Masih ada potensi banjir dan longsor

Wandayantolis menjelaskan, sejumlah daerah juga masih berpotensi mengalami hujan kategori tinggi dengan intensitas mencapai 151-300 milimeter. Wilayah tersebut meliputi sebagian besar OKU, OKU Selatan, OKU Timur bagian selatan, Lubuk Linggau, Musi Rawas Utara, hingga sebagian Musi Banyuasin dan Lahat.
"Wilayah yang berpotensi mengalami hujan kategori tinggi perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor maupun angin kencang," jelasnya.
2. Curah hujan tertinggi terjadi di Muba

Sementara itu, sebagian kecil wilayah Empat Lawang bagian barat serta OKI bagian timur hingga tenggara diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah.
BMKG mencatat pada dasarian II Mei 2026 curah hujan di sebagian besar wilayah Sumsel masih berada pada kategori menengah. Namun, beberapa daerah seperti Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim dan Prabumulih tercatat mengalami curah hujan kategori rendah.
"Curah hujan tertinggi pada dasarian II Mei 2026 terukur di Pos Hujan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, dengan total mencapai 200,5 milimeter. Kondisi ini menunjukkan beberapa wilayah di Sumsel masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas cukup tinggi," bebernya.
3. Masyarakat diminta waspada potensi karhutla

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan adanya kecenderungan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah yang dapat memicu peningkatan titik panas atau hotspot penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kami mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim terbaru dari BMKG agar bisa mengantisipasi potensi cuaca ekstrem maupun karhutla," jelasnya.













![[FOTO] Pertaruhan Nyawa Melintasi Jalan Bergelombang Banyuasin-Palembang](https://image.idntimes.com/post/20260516/upload_079614644d814fa9040888559360d029_179df430-cbca-441c-8035-27a720490ff5_watermarked_idntimes-1.jpg)




