Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ini Alasan Cuaca Palembang Terasa Lebih Panas Saat Siang dan Malam

Ini Alasan Cuaca Palembang Terasa Lebih Panas Saat Siang dan Malam
Ilustrasi cuaca ekstrem (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih

  • Warga Palembang merasakan suhu lebih panas siang dan malam akibat peralihan musim hujan ke kemarau yang ditandai cuaca dinamis selama pancaroba.
  • BMKG mencatat suhu maksimum di Bandara SMB II Palembang mencapai 35 derajat Celsius, dipengaruhi minimnya tutupan awan yang membuat panas terasa lebih menyengat.
  • Meski udara terasa panas, BMKG memprediksi potensi hujan ringan hingga sedang masih mungkin terjadi di Palembang dalam dua hari ke depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Warga Palembang mulai merasakan dampak musim pancaroba dengan suhu udara yang terasa lebih panas dan gerah akibat peralihan dari musim hujan menuju kemarau. Kondisi itu tidak hanya terjadi pada siang hari, tetapi juga terasa hingga malam saat udara biasanya lebih sejuk.

"Pada saat pancaroba terjadi perubahan cuaca yang ditandai kondisi cuaca dinamis, diantaranya pagi hingga siang dapat terasa lebih panas atau gerah. Sedangkan saat sore dan malam bisa terjadi hujan disertai angin," ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, kepada IDN Times, Rabu (20/5/2026).

1. Suhu udara tertinggi capai 35 derajat Celsius

Ilustrasi tampilan langkah kaki di bawah terik fajar.
Ilustrasi tampilan langkah kaki di bawah terik fajar. (pixabay.com/@wal_172619)

Siswanto mengatakan, kondisi cuaca panas yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir juga tercermin dari hasil pengamatan suhu di wilayah Palembang. Kondisi ini masih berada dalam pola cuaca pancaroba yang membuat suhu terasa lebih panas pada siang hingga malam hari.

"Pada 19 Mei 2026, suhu maksimum di sekitar Bandara SMB II Palembang tercatat mencapai 35 derajat Celsius," jelasnya.

2. Minim awan siang hari di Palembang

.
ilustrasi beraktivitas di bawah terik matahari (pexels.com/Oğuz Kandemir)

Seain itu, minimnya tutupan awan di sebagian besar wilayah Sumsel termasuk Palembang menjadi salah satu penyebab suhu udara terasa lebih panas, bahkan hingga malam hari.

"Minimnya tutupan awan membuat panas lebih terasa oleh masyarakat," jelasnya.

3. Palembang berpotensi diguyur hujan

Ilustrasi gerimis dari pexels.com/Kaique Rocha
Ilustrasi gerimis dari pexels.com/Kaique Rocha

Meski begitu, kondisi cuaca masih dapat berubah mengikuti faktor atmosfer lainnya. BMKG memprakirakan potensi hujan di Sumsel masih cukup tinggi dalam lima hari ke depan walaupun sudah memasuki periode pancaroba.

"Khusus Kota Palembang, dua hari ke depan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," bebernya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Sumatera Selatan

See More