MBG Palembang Tetap Berjalan saat Ramadan, Sistem Bagi Takjil

- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Palembang tetap berjalan saat Ramadan dengan pembagian menu berupa takjil sesuai instruksi Badan Gizi Nasional.
- Pembagian menu MBG akan dilakukan secara relevan dengan kondisi ibadah puasa, disesuaikan dengan kesepakatan antara pihak SPPG dan sekolah.
- Langkah penyesuaian distribusi program MBG dilakukan untuk memastikan pemenuhan gizi tetap optimal tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.
Palembang, IDN Times - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Palembang dipastikan tetap berjalan dan dibagikan kepada penerima manfaat saat Ramadan tiba. Meski menjalani ibadah puasa, siswa bisa menikmati menu MBG dengan sistem penyaluran paket takjil seperti tahun lalu.
"Bulan puasa MBG tetap berjalan seperti tahun lalu, kami berikan dalam kemasan seperti takjil untuk dibawa pulang," ujar Kepala Regional SPPG Sumsel, Diana Putri, Jumat (6/6/2026).
1. Janjikan kecekupan gizi tetap terpenuhi

Pembagian menu MBG berupa takjil kata dia, sudah sesuai dengan instruksi Badan Gizi Nasional (BGN). Meski disalurkan menu takjil, dapur umum di setiap daerah dituntut tetap memerhatikan kandungan gizi.
"Tetap memperhitungkan persentase Angka Kecukupan Gizi-nya," katanya.
Diana menyampaikan, pembagian menu MBG akan dilakukan secara relevan dengan kondisi ibadah puasa. Khusus di Palembang, pembagian MBG akan disosialisasikan lebih lanjut oleh masing-masing Kepala SPPG yang bertugas mendistribusikan makanan ke Kelompok Penerima Manfaat (KPM).
2. Pembagian MBG saat ramadan akan disosialisasikan ke sekolah

Meski memastikan distribusi tetap berjalan di bulan Ramadan, lanjut Diana, waktu pembagian MBG selama momen puasa biasanya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pihak SPPG dan sekolah. Opsi yang kerap digunakan yakni pembagian saat jam istirahat atau ketika siswa pulang sekolah.
"Nanti waktu pembagiannya disosialisasikan oleh Kepala SPPG yang mendistribusikan ke KPM, biasanya ada kesepakatan," jelas dia.
3. BGN sebut penyesuaian pembagian MBG dengan skema

Diketahui sebelumnya, berdasarkan rilis BGN, program MBG tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan skema penyesuaian distribusi sesuai karakteristik penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan BGN dalam diskusi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Pusat MUI, Jakarta, pada 26 Januari 2026.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan pemenuhan gizi tetap optimal tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Sebab pada prinsipnya, penerima manfaat MBG seperti ibu hamil, ibu menyusui dan balita harus tetap diperhatikan gizi cukup.


















