Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

12 Kabupaten Kota di Sumsel Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem Hari Ini

Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
Intinya sih...
  • BMKG memprakirakan curah hujan masih berpotensi mengguyur 12 wilayah di Sumatra Selatan.
  • Peningkatan intensitas hujan dengan peluang terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.
  • Suhu udara di Sumatra Selatan diprakirakan berada pada kisaran 13 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 53 hingga 100 persen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah daerah di Sumatra Selatan (Sumsel). Saat ini Sumsel sudah memasuki musim penghujan dengan potensi puncak musim hujan terjadi pada Januari hingga Maret 2026.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan kilat serta angin kencang diperkirakan dapat terjadi di 12 wilayah. Sejumlah potensi cuaca yang ada dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut IDN Times, merangkum kondisi cuaca di Sumsel, Kamis 5 Februari.

1. Daerah yang berpotensi alami cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem. (houseopedia.com)

BMKG mencatat adanya peningkatan intensitas hujan dengan peluang terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang dalam durasi singkat. Cuaca ekstrem dapat terjadi pada siang hingga dini hari.

Cuaca di Sumsel umumnya cerah berawan, berawan tebal hingga hujan ringan sejak pagi hari. Namun memasuki siang hari, cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU) dan OKU Selatan.

Memasuki sore hari, cuaca ekstrem kembali meluas ke Banyuasin, Empat Lawang, Musi Banyuasin (Muba), Musi Rawas Utara (Muratara), OKU dan OKU Selatan. Sedangkan pada malam hingga dini hari cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim, Muba, Muratara, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), OKU, OKU Timur dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

2. Cuaca Sumsel secara umum

Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem (ANTARA FOTO/Rahmad)

BMKG memperkirakan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra Selatan. Beberapa daerah seperti Banyuasin, Muara Enim, Musi Banyuasin, OKI, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, PALI, Lahat, dan Musi Rawas diprakirakan mengalami hujan terutama pada siang hingga malam hari.

Sementara itu, wilayah Palembang dan Prabumulih diperkirakan berada pada kondisi berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan meningkat pada sore dan malam hari. Adapun wilayah dataran tinggi seperti Pagar Alam dan Empat Lawang berpeluang mengalami hujan disertai kilat pada waktu tertentu.

Suhu udara di Sumatra Selatan diprakirakan berada pada kisaran 13 hingga 31 derajat Celsius. Suhu terendah berpotensi terjadi di wilayah pegunungan seperti Pagar Alam dan Lahat, sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di wilayah OKI, OKU Selatan, dan Musi Banyuasin.

Kecepatan angin umumnya berada pada kisaran 11 hingga 21 kilometer per jam, dengan kelembapan udara antara 53 hingga 100 persen.

3. Update cuaca dapat dilihat di medsos dan website BMKG

Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan petir, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan serta pengguna transportasi darat dan laut. Kondisi cuaca yang berubah cepat juga perlu diantisipasi oleh para nelayan dan pengguna jasa pelayaran di perairan timur Sumsel.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan terkini, masyarakat dapat mengakses kanal informasi resmi BMKG melalui website bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial @infocuacasumsel.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Jadwal Pemadaman Listrik di Banyuasin 7 Februari, Ini Wilayah Terdampak

06 Feb 2026, 20:15 WIBNews