Diduga Ribut Masalah Cewek, Pelajar Diperiksa Polisi Usai Duel

- Pelajar ditangkap polisi usai duel di Palembang
- Duel dipicu masalah cemburu buta akibat rebutan satu perempuan
- Polisi mengimbau pelajar untuk tidak melakukan aksi tawuran
Palembang, IDN Times - Belasan pelajar di Plaju Palembang ditangkap polisi usai kedapatan bergerombol diduga hendak melakukan tawuran. Namun dari hasil pemeriksaan, ternyata para pelajar tersebut tengah menonton aksi duel rekan satu sekolahnya, di Jalan Padi Jaya Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju, Palembang, Kamis (5/2/2026).
Duel tersebut dipicu masalah cemburu buta akibat rebutan satu perempuan yang sama. Kondisi ini membuat keduanya memutuskan untuk melakukan duel hingga menjadi tontonan rekannya sesama pelajar.
"Kemarin sudah kita tangkap dan serahkan dari Polsek Plaju. Satu orang pelajar berstatus terlapor dan 11 pelajar lainnya kita ambil keterangan sebagai saksi," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP M Jepi P, Jumat (6/2/2026).
1. Korban kejang-kejang setelah ajak temannya untuk duel

Kasus duel sesama pelajar itu bermula saat terlapor bernama ARF (18) bersama teman-temannya tengah nongkrong sepulang sekolah. Mereka lalu didatangi korban MG yang merupakan teman satu kelas, untuk mengajak berkelahi.
MG diketahui tidak terima ucapan dari terlapor kepada pacarnya sehingga memilih untuk mengajak terlapor berduel. Pada saat duel tersebut terlapor menendang muka korban yang mengakibatkan korban terjatuh dan kejang-kejang.
Melihat hal tersebut teman-temannya yang menyaksikan perkelahian antara terlapor dan korban langsung membawa korban ke puskesmas Tegal Binangun, dan langsung ditangani oleh pihak puskesmas.
Mengetahui hal tersebut, anggota Bhabinkamtibmas, piket fungsi dan piket Reskrim Polsek Plaju langsung mendatangi TKP dan puskesmas membawa terlapor ke Polsek Plaju, tak berselang diserahkan ke Polrestabes Palembang.
"Anggota langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi-saksi saksi dan membawa korban ke rumah sakit," beber dia.
2. Imbau pelajar untuk tidak ikut tawuran atau berkelahi

Jedi mengimbau kepada seluruh pelajar di Palembang untuk tidak melakukan aksi tawuran ataupun perkelahian. Adapun para pelajar yang terlibat aksi tawuran akan dikenakan sanksi pidana sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Saya menghimbau untuk berhenti melakukan aksi tawuran, dan tidak ikut-ikutan tawuran. Sayangi nyawa kita, jangan menjadi korban dari aksi tawuran tawuran ini," jelas dia.
3. Sekolah diminta awasi siswanya

Dirinya pun mengimbau kepada pihak sekolah, untuk terus memperhatikan para siswanya saat berada di lingkungan sekolah, baik di dalam sekolah, luar sekolah dan pada jam tambahan sekolah.
"Hal ini tentunya untuk menekan terjadi perkelahian antara siswa satu sekolah, maupun siswa yang berbeda sekolah," jelas dia.


















