Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Disebut Mampu Memenuhi Kebutuhan MBG

Kepala BI Sumsel Bambang Pramono
Kepala BI Sumsel Bambang Pramono (Dok. Bank Indonesia untuk IDN Times)
Intinya sih...
  • Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) memperkuat ketersediaan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatra Selatan.
  • Pemerintah daerah berhasil memanen padi dan jagung dalam tren positif, dengan total luas tanam lebih dari 270 hektare dan estimasi hasil panen 3–6 ton per hektare.
  • GSMP mendukung keberhasilan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto melalui kecukupan kebutuhan MBG, terutama pasokan telur dan daging ayam ras selama momen besar hari raya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah provinsi dan Bank Indonesia sinergi memperkuat ketersediaan pangan melalui program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Melalui program tersebut, pemerintah daerah yakin kebutuhan komoditas untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercukupi.

"Kami terus memperkuat ketahanan pangan mendukung program strategis pemerintah terutama MBG," ujar Kepala Bank Indonesia Sumatra Selatan sekaligus bagian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bambang Pramono, Kamis (5/2/2026).

1. Tren panen jagung di Sumsel menunjukkan hasil positif

Lahan jagung
Lahan jagung (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Menurutnya, peran serta BI dan pemprov yang konsisten memperkuat kemandirian pangan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel yang inklusif dan berkelanjutan.

Apalagi, kata Bambang, melalui GSMP pemerintah daerah berhasil memanen padi dan jagung dalam tren positif. Bahkan dari data kuartal I 2026 Panen Raya Jagung Serentak telah dilakukan di berbagai kabupaten dan kota di Sumsel.

"Ada total luas tanam lebih dari 270 hektare dan estimasi hasil panen 3–6 ton per hektare. Panen yang berlangsung hingga April 2026 ini diharapkan mampu mendukung stabilitas pasokan serta menekan harga komoditas yang sejalan untuk kebutuhan MBG," kata dia.

2. Program gerakan mandiri pangan diklaim bisa memenuhi kebutuhan masyarakat

ilustrasi pangan
ilustrasi pangan (pexels.com/Flambo)

Tak hanya mendukung keberhasilan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto melalui kecukupan kebutuhan MBG. Melalui GSMP, pasokan telur dan daging ayam ras selama momen besar hari raya bisa terpenuhi terutama sepanjang Ramadan.

Kata Bambang, jagung yang bisa menjadi pakan ayam potong ras bisa mendorong hasil produksi telur lebih banyak dan berkualitas. Sehingga ketersediaan pasokan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

3. Pemprov Sumsel komitmen jaga inflasi sepanjang bulan puasa

Sekda Sumsel, Edward Chandra
Sekda Sumsel, Edward Chandra (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sementara kata Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Chandra, pemprov akan terus berupaya menjaga keseimbangan pasokan dan harga demi menekan laju inflasi sepanjang bulan puasa mendatang.

“Pemprov berkomitmen untuk menjaga stabilitas inflasi dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemprov juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan harga di pasar serta mengambil langkah cepat jika terjadi lonjakan harga.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Kuartet Pencuri 23 Suku Emas di Rumah ASN Ogan Ilir Diringkus, Dua DPO

07 Feb 2026, 09:04 WIBNews