56 Dapur Umum MBG di Palembang Tak Layak Sanitasi dan Higienis

- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Palembang menemukan 56 dapur umum Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi namun tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
- Komisi IV DPRD Palembang menggelar rapat internal bersama Badan Gizi Nasional, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Yayasan Dapur SPPG terkait laporan keracunan siswa setelah konsumsi roti program MBG.
- Pada 30 Januari lalu, empat orang siswa SMP Negeri 31 Palembang diduga keracunan usai menyantap roti dalam menu MBG di sekolah. Tiga siswa sempat dirawat di Puskesmas OPI dan satu berobat mandiri
Palembang, IDN Times - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Palembang menemukan fakta baru mengenai kondisi dapur umum Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah operasional namun tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),
"Kemarin kita mengetahui ternyata sebanyak 56 dapur SPPG di Palembang yang beroperasi namun tidak memiliki SLHS," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang Syaipul Padli, Kamis (5/2/2026).
1. Temuan dapur MBG tanpa SLHS baru diketahui saat rapat

Penemuan tersebut, kata Padli, baru diketahui setelah Komisi IV DPRD Palembang menggelar rapat internal bersama Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Yayasan Dapur SPPG terkait.
"Rapat digelar kemarin karena adanya laporan keracunan yang dialami siswa setelah konsumsi roti program MBG," kata dia.
2. DPRD Palembang minta paling lambat 27 Februari semua dapur punya SLHS

Padli menyampaikan, seharusnya dapur SPPG yang belum mengantongi SLHS tidak boleh operasional. Kondisi ini katanya, berpotensi menambah kasus keracunan menu MBG pada penerima manfaat.
"Seharusnya tidak boleh beroperasi dapur yang belum ada SLHS ini. Sudah diminta (dapur dengan tidak ada SLHS) untuk paling lambat 27 Februari 2026 mengurusnya (sertifikat)," jelasnya.
Ia mengaku, meski telah menerima laporan soal sertifikat SLHS, DPRD Palembang belum mengetahui titik-titik dapur yang belum layak operasional. Namun katanya, DPRD dan BGN di daerah bakal menelusuri dapur terkait untuk mencegah kejadian serupa terulang dan berkelanjutan.
3. Sebanyak 4 siswa Palembang keracunan MBG pada 30 Januari

Diketahui, pada 30 Januari lalu sebanyak empat orang siswa SMP Negeri 31 Palembang mengalami sakit perut, mual dan pusing. Keempat siswa itu diduga keracunan usai menyantap roti dalam menu MBG di sekolah.
Keempat siswa terkait yakni Yoga Pratama (13) kelas 8, Naurazin (13) kelas 8, Randi (13), kelas 8 dan Bagus Alkarnu (16) kelas 9. Tiga siswa sempat dirawat di Puskesmas OPI dan satu berobat mandiri.
Peristiwa terjadi pada pukul 10:30 WIB Jumat (30/1/2026) lalu. Sebelumnya, MBG yang disalurkan ke sekolah terkait sudah dibagikan oleh SPPG yang berada di Jakabaring.



















