Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kronologi Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Ventilasi!
Lokasi sel tahanan tempat empat tahanan Polres Empat Lawang melarikan diri (Dok: Polres Empat Lawang)
  • Empat tahanan Polres Empat Lawang kabur lewat ventilasi sel pada dini hari saat penghuni lain tertidur, sementara satu tahanan tetap di tempat.

  • Para pelaku diduga sudah merencanakan pelarian selama empat hari dengan menggesek teralis besi ventilasi hingga berhasil memanjat keluar menggunakan kain.

  • Polisi membentuk tim khusus untuk mengejar keempat tahanan dan memeriksa satu tahanan yang tidak ikut kabur sebagai saksi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Empat Lawang, IDN Times - Sebanyak empat dari lima tahanan menghuni sel tahanan nomor 2 Polres Empat Lawang melarikan diri. Kelima tahanan berhasil menjebol jeruji besi pada bagian ventilasi udara yang terdapat dalam kamar sel tahanan saat seluruh tahanan sedang tertidur pulas.

Aksi nekat para tahanan terjadi, Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, petugas Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) tengah melakukan patroli dan mendapati keempat tahanan telah melarikan diri.

"Benar, sekarang sedang dilakukan pengejaran oleh tim," ungkap Kasi Humas Polres Empat Lawang Iptu Ariyanto kepada IDN Times, Selasa (2/6/2026).

1. Polisi masih buru tahanan kabur

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Empat tahanan yang kabur masing-masing bernama Febri Andi Kaspura (36), tersangka kasus narkoba asal Desa Batu Raja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi. Lalu Pigo Ardiansyah (22), yang terjerat Pasal 476 KUHP asal Desa Tanjung Tawang, Kecamatan Muara Pinang.

Selanjutnya Badri (42), tersangka kasus narkoba asal Desa Pagar Jati, Kecamatan Pasemah Air Keruh dan rianto alias Yanto (45), tahanan kasus kriminal umum asal Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan.

"Sampai sekarang masih dalam pengejaran. Kita sama-sama berdoa agar semua pelaku yang melarikan diri dapat segera ditangkap," jelasnya.

2. Para pelaku diduga telah lakukan persiapan dari dalam sel

ilustrasi penyelidikan (IDN Times/Aditya Pratama)

Ariyanto mengakui, satu tahanan berinisial TS (29) tidak ikut dalam aksi pelarian tersebut dan tetap berada di dalam sel hingga petugas menyadari kamar tahanan telah kosong.

Berdasarkan pengakuan TS, para tahanan diduga telah merencanakan pelarian itu sejak empat hari terakhir dengan menggesek teralis besi ventilasi bagian atas secara perlahan.

"Iya, dugaannya membobol itu (ventilasi)," jelasnya.

3. Polisi masih dalami penyebab para pelaku melarikan diri

ilustrasi penyelidikan (unsplash.com/Hiroshi Kimura)

Setelah besi berhasil dipatahkan, keempat tahanan memanjat dinding menggunakan kain untuk mencapai ventilasi sebelum akhirnya kabur keluar sel tahanan. Polisi telah membentuk tim untuk mengejar para pelaku dan melakukan pendalaman mengenai motif para pelaku melarikan diri.

"Untuk satu tahanan (berinisial TS) sudah diperiksa sebagai saksi karena tidak ikut kabur," jelasnya.

Editorial Team

Related Article