Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BBPJN Sumsel Kebut Perbaikan Jalintim Palembang-Betung Sepanjang 600 M

BBPJN Sumsel Kebut Perbaikan Jalintim Palembang-Betung Sepanjang 600 M
Perbaikan jalan di KM 17 Jalintim Palembang-Betung menyebabkan kemacetan panjang. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)
Intinya Sih
  • BBPJN Sumsel mempercepat perbaikan Jalan Lintas Timur Palembang–Betung sepanjang 600 meter untuk meningkatkan kualitas jalur utama logistik di wilayah tersebut.
  • Rekonstruksi dilakukan dengan mengganti perkerasan lentur menjadi perkerasan kaku menggunakan metode fast track 24 jam agar pengerjaan lebih cepat dan hasil jalan lebih tahan lama.
  • Pemerintah menyiapkan anggaran Rp838,344 miliar pada Tahun Anggaran 2026 guna menjaga kemantapan jalan nasional, termasuk ruas strategis Jalintim Palembang–Betung yang vital bagi distribusi logistik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Selatan (Sumsel) terus mempercepat penanganan kerusakan di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung. Perbaikan ini dilakukan dalam rangka memastikan perbaikan jalan guna peningkatan kualitas jalan nasional yang menjadi jalur utama angkutan logistik.

"Perbaikan jalan yang kami lakukan sepanjang 600 meter," ungkap Kepala BBPJN Sumsel, Panji Krisna Wardana, Senin (20/7/2026).

1. Rekonstruksi menggunakan perkerasan kaku

Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan.
Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Panji menjelaskan, rekonstruksi dilakukan dengan mengubah konstruksi jalan dari perkerasan lentur (flexible pavement) menjadi perkerasan kaku (rigid pavement) menggunakan metode fast track 24 jam. Metode ini dipilih agar proses pengerjaan lebih cepat sehingga ruas jalan dapat kembali difungsikan dalam waktu yang lebih singkat.

"Tahun ini kami melaksanakan penanganan berupa rekonstruksi pada badan jalan yang semula fleksibel menjadi rigid fast track 24 jam sepanjang 600 meter," jelasnya.

2. Total anggaran penanganan jalan capai Rp838,344 miliar

Kendaraan bermotor melintas di jalan Jalintim Palembang-Betung KM 17 yang padat akibat pekerjaan pengaspalan jalan.
Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Menurut Panji, rekonstruksi di ruas Palembang–Betung merupakan bagian dari program penanganan jalan nasional yang dilaksanakan BBPJN Sumsel sepanjang 2026. Selain ruas tersebut, pihaknya juga mengerjakan sejumlah titik lain untuk menjaga kemantapan jalan nasional di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

Untuk mendukung seluruh pekerjaan itu, BBPJN Sumsel menyiapkan anggaran sebesar Rp838,344 miliar pada Tahun Anggaran 2026.

"Untuk total kegiatan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp838,344 miliar," ujarnya.

3. Jalur logistik strategis

Seorang pria berkemaja muda berjalan di atas jembatan beton bersama rombongan saat meninjau proyek pembangunan di area hijau terbuka.
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Ruas Jalintim Palembang–Betung merupakan salah satu koridor strategis di Sumatera Selatan karena menjadi jalur utama yang menghubungkan Kota Palembang dengan sejumlah kabupaten di wilayah timur. Jalan ini juga setiap hari dilintasi kendaraan angkutan barang dengan volume lalu lintas yang tinggi.

Melalui rekonstruksi menggunakan perkerasan kaku, BBPJN Sumsel berharap kondisi jalan menjadi lebih kuat dan memiliki umur layanan yang lebih panjang. Dengan demikian, mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di jalur nasional tersebut dapat berjalan lebih lancar dan aman.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sumatera Selatan

See More