Gubernur Herman Deru Pilih Jagokan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

- Gubernur Sumsel Herman Deru awalnya mendukung Inggris di Piala Dunia 2026, namun tim tersebut tersingkir di semifinal.
- Usai kekalahan Inggris, Deru mengalihkan dukungannya kepada Spanyol yang akan menghadapi Argentina di final.
- Ia menilai laga final bakal seru karena Spanyol dan Argentina sama-sama punya kualitas tinggi untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Palembang, IDN Times - Final Piala Dunia 2026 di depan mata. Gubernur Sumsel harus mengubur mimpinya melihat Timnas Inggris mengangkat piala usai tersingkir di Semi Final.
Sebagai pendukung Inggris, Herman Deru mengalihkan dukungannya untuk Spanyol pada partai final. Ia optimis skuad La Furia Roja yang dipimpin Lamine Yamal, mampu menghentikan langkah Argentina yang diperkuat Lionel Messi dan meraih gelar juara dunia.
"Sebenarnya saya sama dengan Wakil Presiden (Gibran Rakabuming Raka), menjagokan Inggris. Tapi kemarin kalah dengan Argentina," ungkap Herman Deru, Sabtu (18/7/2026).
1. Bersama Gibran, sesama pendukung Inggris

Deru mengatakan dirinya sempat mengobrol soal sepak bola dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja ke Palembang. Kala itu, Gibran melontarkan candaan terkait Inggris yang dipastikan gagal melaju ke final Piala Dunia 2026.
"Kata Wapres, yang dijagokan sudah keluar kandang waktu itu kan," kata Deru sambil tersenyum.
2. Alihkan dukungan untuk Spanyol

Dengan gugurnya Inggris, Deru mengalihkan dukungan untuk tim Spanyol. Dirinya yakin, La Furia Roja mampu menjadi pesaing bagi Argentina.
"Karena Inggris sudah keluar maka jagokan Spanyol. Ini faktornya bukan hanya teknik, ada faktor nasib juga. Tapi hati-hati dengan Argentina, nasibnya baik terus," jelasnya.
3. Kedua tim dianggap miliki kualitas sampai di babak final

Menurutnya pertandingan final akan berlangsung menarik dan ketat, mengingat kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk sampai di babak final. Selain menunggu Spanyol menghadapi Argentina, perebutan tempat ketiga akan berlangsung antara Inggris melawan Prancis.















