Dihentikan 3 Hari, Pengecoran Jalintim Dilanjutkan Malam Ini

- Pekerjaan pengecoran Jalintim Palembang–Betung di KM 17 Banyuasin sempat dihentikan sejak Jumat, dan dijadwalkan dilanjutkan kembali pada Senin malam.
- Kanit Turjawali Polres Banyuasin menyebut alasan penghentian belum pasti, namun diduga karena kendala distribusi material menuju lokasi proyek.
- Sebelum dihentikan, proyek perbaikan jalan ini sempat menimbulkan kemacetan panjang akibat sistem buka-tutup jalur dan padatnya kendaraan bertonase berat.
Palembang, IDN Times - Pekerjaan perbaikan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung di kilometer 17, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, sempat dihentikan sementara sejak Jumat (17/7/2026). Penghentian sementara proyek tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu kembali lancar setelah sebelumnya kerap terjadi kepadatan kendaraan.
Berdasarkan pantauan IDN Times dalam beberapa hari terakhir, tidak terlihat antrean panjang maupun perlambatan arus lalu lintas akibat aktivitas proyek. Kendaraan dari arah Palembang menuju Betung maupun sebaliknya dapat melintas dengan kecepatan normal tanpa hambatan berarti.
1. Rencana perbaikan jalan dimulai malam ini

Kanit Turjawali Satlantas Polres Banyuasin, Ipda Taswin Noviar, membenarkan pekerjaan pengecoran dihentikan sementara sejak Jumat lalu. Namun, penghentian tersebut hanya bersifat sementara dan pengerjaan dijadwalkan kembali pada Senin (20/7/2026) malam.
"Penghentian pekerjaan sejak Jumat kemarin. Rencananya malam ini akan dilanjutkan kembali," ujarnya.
2. Belum ketahui alasan dihentikannya pengecoran jalan

Taswin mengaku belum mengetahui secara pasti alasan dihentikannya sementara pekerjaan tersebut. Namun, ia menduga kendala distribusi material menuju lokasi proyek menjadi salah satu penyebabnya.
"Mungkin karena macet, material susah masuk ke lokasi," katanya.
3. Perbaikan jalan sempat sebabkan kemacetan

Sebelumnya, proyek perbaikan ruas Jalintim Palembang–Betung sempat memicu antrean kendaraan pada jam-jam sibuk karena sebagian badan jalan digunakan untuk proses pengecoran. Berdasarkan pantauan IDN Times, Rabu (15/7/2026), di lokasi perbaikan tampak aparat Polres Banyuasin memberlakukan buka-tutup jalan, karena satu jalur masih dalam proses perbaikan.
Arus lalu lintas yang didominasi oleh kendaraan bertonase berat, mobil pribadi, serta sepeda motor tampak bergantian untuk melintas di kawasan tersebut. Tampak tak ada pekerja perbaikan yang melakukan aktivitas di lokasi tersebut pada pagi hari.
Dari arah Palembang, arus lalu lintas mulai melambat di Simpang Tanah Mas dan Simpang Y Pangkalan Benteng. Sementara dari arah Betung, kemacetan sudah terjadi di SPBU Rejodadi, KM 28. Pelambatan arus lalu lintas kendaraan yang melintas di wilayah ini diperkirakan mencapai belasan kilometer.




















