Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jalintim Betung Bergelombang, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Jalintim Betung Bergelombang, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk
Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)
Intinya Sih

  • Seorang pengendara motor bernama M Sodik Nasrullah tewas terlindas truk di Jalintim Palembang-Betung akibat tergelincir di jalan bergelombang kawasan Talang Kelapa, Banyuasin.
  • Korban yang bekerja di pabrik mie Palembang itu mengalami luka berat di kepala dan meninggal di tempat sebelum sempat mendapat pertolongan medis.
  • Kondisi Jalintim Palembang-Betung dilaporkan rusak parah dengan permukaan bergelombang, menjadi ancaman bagi pengendara terutama sepeda motor yang melintas setiap hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Banyuasin, IDN Times - ‎Kondisi jalan lintas timur (Jalintim) Palembang-Betung yang rusak kembali memakan korban. Seorang pengendara motor bernama M Sodik Nasrullah tewas terlindas truk saat tergelincir di jalan bergelombang tepatnya Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin tepatnya di KM 15, Sabtu (16/5/2026).

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Revo nopol BG 4103 JBH, diduga terpeleset karena jalan yang dilalui bergelombang hingga terjatuh. Saat itulah, diduga datang truk dan langsung menghantam korban hingga tewas di tempat.

1. Korban baru saja pulang dari kerja di pabrik dan mencari uang tambahan

Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)
Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)

Kronologi kejadian bermula saat korban yang menjadi buruh pabrik pembuatan mie di Kecamatan Plaju Kota Palembang ini, baru akan pulang untuk mencari kerja tambahan yakni ojek online.

Namun saat hendak pulang dengan mengendarai sepeda motornya, jalan yang bergelombang dan rusak membuat ban sepeda motor korban tergelincir dan membuat korban terjatuh.

"Tidak ada yang melihat secara pasti kejadiannya, tetapi ada yang mengatakan saat korban ini terjatuh langsung dihantam truk. Warga yang melihat kejadian itu, tidak dapat berbuat banyak dan hanya menutupi jenazah korban sambil menunggu polisi datang," ujar teman korban Fahrul.

2. Nyawa korban tidak dapat diselamatkan karena luka berat di bagian kepala

Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)
Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)

Anggota Satlantas Polres Banyuasin yang mendapatkan informasi itu langsung mendatangi tempat kejadian perkara dengan melakukan olah TKP. Saat polisi datang, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Sukajadi. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan karena luka berat di bagian kepala.

Usai dilakukan visum, jenazah korban dibawa pulang pihak keluarga di Jalan talang Bungin Sungai Rengit Lorong Idil Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin untuk disemayamkan.

"Korban ini meski sudah bekerja di pabrik pembuat mie di Palembang, tapi masih mau mencari tambahan dengan mendaftar menjadi ojek online. Namun, takdir berkata lain, dia meninggal kecelakaan," ucap Fahrul.

3. Kondisi Jalintim Palembang-Betung tidak rata dan bergelombang

Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)
Unit Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan olah TKP kecelakaan di Betung. (Dok. Polres Banyuasin)

Saat ini jenazah M Shodiq Nasrulloh sudah dimakamkan di TPU tidak jauh dari tempat tinggalnya. Pihak keluarga dan kerabat serta teman berharap, kasus kecelakaan ini bisa diusut pihak kepolisian.

Diketahui Jalintim Palembang-Betung menjadi sumber akses utama masyarakat dilalui beragam kendaraan truk, bus antar kota dan provinsi (AKAP), hingga kendaraan pribadi. Jalan utama penghubung antar kabupaten dan kota tersebut dalam kondisi mengkhawatirkan.

Aspal tampak bergelombang sejak memasuki perbatasan Palembang di Jalintim Sumatra KM 12 menuju Pangkalan Balai, yang menjadi pusat pemerintahan Banyuasin. Dari pemantauan IDN Times, permukaan jalan yang tidak rata membuat kendaraan yang melintas harus mengurangi kecepatan. Getaran mulai terasa dari atas kendaraan, sementara pengendara motor harus mencoba mengubah posisi kemudi demi menjaga keseimbangan.

Lalu lintas di jalur tersebut didominasi truk besar. Saat kendaraan berat melintas, badan jalan terasa semakin tidak stabil. Pengendara motor memilih berada di sisi jalan dan menjaga jarak agar tidak kehilangan kendali.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More