Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kasus TNI Tembak TNI, Pemkot Palembang Awasi Ketat Tempat Hiburan Malam
Wali Kota Palembang Ratu Dewa (Dok. Kominfo Palembang)

  • Pemerintah Kota Palembang memperketat pengawasan tempat hiburan malam setelah insiden penembakan antaranggota TNI di Panhead Cafe kawasan Ilir Barat 1.
  • Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan evaluasi dan penertiban izin operasional tempat hiburan malam agar kejadian serupa tidak terulang.
  • Insiden penembakan bermula dari cekcok pribadi antara dua prajurit TNI di Panhead Cafe yang berujung tewasnya Pratu Ferischal pada dini hari 16 Mei 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kota Palembang memperketat pengawasan terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) setelah terjadinya insiden penembakan antara sesama anggota TNI di salah satu lokasi hiburan di kawasan Ilir Barat 1.
  • Who?
    Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Satpol PP, serta aparat penegak hukum terlibat dalam langkah pengawasan. Korban adalah Pratu Ferischal dan pelaku diduga rekannya berinisial Ronal.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Panhead Cafe, Resto, Bar and Live Music yang berlokasi di kawasan Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
  • When?
    Insiden penembakan berlangsung pada 16 Mei 2026 sekitar pukul 02.30 WIB. Pengumuman pengetatan pengawasan disampaikan Wali Kota Palembang pada Rabu, 20 Mei 2026.
  • Why?
    Kebijakan pengetatan dilakukan untuk mencegah terulangnya insiden kekerasan serupa dan memastikan seluruh THM mematuhi izin operasional serta ketentuan keamanan yang berlaku.
  • How?
    Pemkot Palembang menugaskan Satpol PP melakukan verifikasi ulang izin operasional THM dan mengevaluasi kelayakan tempat hiburan malam sesuai instruksi gubernur dengan dukungan aparat keamanan setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua tentara di Palembang yang bertengkar di tempat hiburan malam, lalu satu tentara meninggal karena ditembak. Setelah itu wali kota Palembang minta petugas jaga dan periksa semua tempat hiburan supaya aman. Gubernur juga suruh cek izin tempatnya. Sekarang polisi dan tentara masih urus kasusnya biar tidak terulang lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang memperketat pengawasan tempat hiburan malam di sejumlah wilayah, usai kasus TNI tembak TNI yang terjadi di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, di kawasan Ilir Barat 1.

"Saya sudah minta pada Satpol PP untuk pengetatan pengawasan," ujar Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Rabu (20/5/2026).

Sebelumnya, dalam insiden penembakan di Panhead Cafe Palembang tersebut, satu anggota TNI meninggal, usai ditembak sesama prajurit TNI lainnya. Sebelum insiden penembakan, pelaku dan korban sempat cekcok.

1. Pengawasan lokasi tempat hiburan malam sesuai intruksi Gubernur Sumsel Herman Deru

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Usai insiden itu, Gubernur Sumsel Herman Deru memintan Pemkot Palembang untuk menertibkan tempat hiburan malam lainnya dengan pengawasan ketat oleh anggota keamanan, agar insiden serupa tak kembali berulang.

"Sesuai instruksi gubernur untuk evaluasi tempat hiburan malam. Kami juga telah meminta OPD terkait untuk mengecek izin ulang kriteria, persyaratan dari tempat hiburan malam yang ada," jelasnya.

2. Pemkot mengecek ulang izin operasional sejumlah tempat hiburan malam

Kantor Wali Kota Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dewa menyampaikan, pengecekan yang dimaksud berupa verifikasi ulang persyaratan operasional tempat hiburan malam, termasuk evaluasi proses perizinan, apakah lokasi tersebut masih memiliki masa izin pembukaan atau sudah habis alias kadaluarsa.

Dewa juga mengimbau masyarakat yang mengunjungi tempat hiburan malam, agar menjaga situasi kondusif sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Boleh saja mengunjungi tempat hiburan malam, tetapi dijaga jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan. Untuk kasus kemarin, kami serahkan semuanya kepada aparat penegak hukum," jelas Dewa.

3. Insiden TNI tembak TNI bermula karena cekcok di tempat hiburan malam

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Diberitakan sebelumnya, anggota Kesdam bernama Pratu Ferischal (23) tewas usai diduga ditembak rekannya berinisial R (23). Peristiwa tersebut berlangsung di Panhead Cafe pada 16 Mei 2026, dinihari.

Insiden bermula dari cekcok dan perselisihan keduanya. "Terjadi cekcok antara Pratu BI dan Sertu MRR, anggota satuan Raider. Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Persoalan bermula dari masalah pribadi yang berujung perkelahian," kata Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania saat konferensi pers pada 17 Mei 2026.

Editorial Team