Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Cabai di Palembang Turun 60 Persen, UMKM Bernapas Lega

Harga Cabai di Palembang Turun 60 Persen, UMKM Bernapas Lega
ilustrasi cabai (pexels.com/Văn Long Bùi)
Intinya Sih
  • Harga cabai di Palembang turun hingga 60 persen, membuat pelaku usaha kuliner merasa lega karena biaya belanja harian jadi lebih ringan dibanding beberapa pekan sebelumnya.
  • Dinas Ketahanan Pangan Sumsel mencatat tren penurunan harga bahan pokok dipicu pasokan stabil dan permintaan masyarakat yang tidak melonjak signifikan.
  • Pemantauan DKPP menunjukkan sebagian besar komoditas seperti cabai, telur, dan beras mengalami penurunan harga, sementara ayam dan bawang putih justru sedikit naik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Penurunan harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Palembang mulai dirasakan pelaku usaha kuliner. Harga cabai yang sempat melambung hingga Rp80 ribu per kilogram kini anjlok sekitar 60 persen.

Kondisi ini membuat biaya belanja harian rumah makan lebih ringan dibandingkan dengan beberapa pekan lalu. Pemilik rumah makan di Palembang, Supri, mengatakan penurunan harga paling signifikan terjadi pada cabai merah.

"Cabai yang paling terasa turunnya. Sebelumnya sampai Rp80 ribu per kilogram, sekarang tinggal sekitar Rp32 ribu," ungkap Supri kepada IDN Times, Rabu (1/7/2026).

1. Ayam alami kenaikan pekan ini

Pedagang ayam potong di Pasar Randik Sekayu saat melayani pembeli. (IDN Times/Yuliani)
Pedagang ayam potong di Pasar Randik Sekayu saat melayani pembeli. (IDN Times/Yuliani)

Tak hanya cabai merah, harga cabai rawit juga turun dari Rp80 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram. Sementara harga telur ikut merosot dari Rp30 ribu menjadi Rp23 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah turun dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Menurut Supri, turunnya harga komoditas tersebut membuat biaya operasional rumah makan menjadi lebih terkendali. Namun, ia mengaku belum semua bahan baku mengalami penurunan harga.

Begitu pula bawang putih yang kini dijual Rp44 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp35 ribu per kilogram. Sementara harga minyak goreng masih bertahan di kisaran Rp22 ribu per liter.

"Yang naik harga ayam, dari Rp25 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram," jelasnya.

2. Dinas Ketahanan Pangan akui ada penurunan harga

Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi
Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatra Selatan, Ruzuan Efendi, mengatakan harga sejumlah kebutuhan pokok memang terus menunjukkan tren penurunan. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh pasokan pangan yang stabil serta tidak adanya lonjakan permintaan masyarakat.

"Tren harga kebutuhan pokok terus menurun. Cabai rawit merah yang sebelumnya dijual Rp60 ribuan per kilogram, kini di kisaran Rp44 ribu sampai Rp47 ribu per kilogram. Daging ayam dan telur ayam juga terus turun harganya," ujarnya.

3. Harga bahan pokok banyak mengalami penurunan

Peternak memanen telur ayam ras di sentra peternakan ayam petelur Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Peternak memanen telur ayam ras di sentra peternakan ayam petelur Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Berdasarkan hasil pemantauan DKPP Sumsel, cabai merah keriting kini dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram. Harga daging ayam berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram, sedangkan telur ayam Rp23 ribu per kilogram atau berada di bawah harga acuan pemerintah.

Untuk komoditas lainnya, beras premium dijual Rp14.900 per kilogram, beras SPHP Rp12 ribu-Rp12.500 per kilogram, kedelai Rp10.250-Rp10.350 per kilogram, bawang merah dan bawang putih Rp40 ribu per kilogram, serta daging sapi Rp150 ribu per kilogram.

"Yang paling terasa memang cabai. Sekarang jauh lebih murah dibanding beberapa waktu lalu," ujarnya.

4. Harga kebutuhan pokok masih stabil

telur ayam
telur ayam (pexels.com/Beyza Kaplan)

Adapun harga ikan kembung tercatat Rp45 ribu per kilogram, ikan tongkol Rp35 ribu per kilogram, dan ikan bandeng Rp32 ribu-Rp35 ribu per kilogram. Sementara gula pasir dijual Rp18.500-Rp19 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Rp21 ribu-Rp22 ribu per liter, minyak goreng curah Rp18 ribu per liter, serta MinyaKita Rp16 ribu-Rp17 ribu per liter.

Ruzuan memastikan secara umum harga kebutuhan pokok di Palembang masih dalam kondisi stabil. Pasokan pangan dinilai mencukupi sehingga belum terlihat adanya gejolak harga pada komoditas pangan utama di pasar tradisional.

"Kondisi ini juga menunjukkan belum adanya gejolak harga pada komoditas pangan utama di pasar tradisional," jelasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More