KA Rajabasa Kian Nyaman, Tarif Rp32 Ribu Bisa Nikmati Ekonomi Premium

PT KAI Divre III Palembang resmi mengoperasikan KA Rajabasa dengan rangkaian Ekonomi Premium relasi Kertapati–Tanjungkarang, menawarkan perjalanan lebih nyaman dan aman dengan tarif Rp32 ribu per sekali jalan.
Kereta Ekonomi Premium hadir dengan konfigurasi kursi 2-2 yang tidak saling berhadapan, dilengkapi AC sentral, colokan listrik, serta kursi ergonomis reclining seat untuk kenyamanan pelanggan selama perjalanan.
Antusiasme masyarakat tinggi dengan 1.096 pelanggan pada hari pertama operasi dan total 154.483 pelanggan selama Semester I/2026, meningkat 35 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Palembang, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III (Divre III) Palembang secara resmi mengoperasikan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium untuk KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP), yang dipimpin langsung oleh Executive Vice President Divre III Palembang, Sofan Hidayah, pada Sabtu (4/7/2026).
Pengoperasian Kereta Ekonomi Premium ini merupakan upaya KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan perjalanan yang semakin nyaman, aman, dan menyenangkan, dengan tarif terjangkau, yakni Rp32 ribu per sekali perjalanan.
1. Konfigurasi tempat duduk kini tidak lagi saling berhadapan

Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan bahwa sebelumnya rangkaian KA Rajabasa menggunakan kereta ekonomi dengan konfigurasi tempat duduk 3-2 yang saling berhadapan.
Kini, seluruh rangkaian telah digantikan dengan Kereta Ekonomi Premium yang memiliki konfigurasi tempat duduk 2-2 yang tidak saling berhadapan sehingga memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi pelanggan.
"Selain itu, Kereta Ekonomi Premium juga dilengkapi berbagai fasilitas modern, di antaranya kursi ergonomis dengan fitur reclining seat yang dapat diatur kemiringannya. Ada AC sentral, serta colokan listrik pada setiap kursi untuk menunjang kebutuhan pelanggan selama perjalanan," ujarnya.
2. Tarif hanya Rp32 ribu untuk perjalanan relasi Kertapati–Tanjungkarang

Selain itu, kapasitas tempat duduk pada Kereta Ekonomi Premium menjadi 80 tempat duduk per kereta, lebih sedikit dibandingkan kereta ekonomi. Sebelumnya berkapasitas 106 tempat duduk, KAI tetap mempertahankan tarif yang terjangkau, yakni hanya Rp32 ribu untuk perjalanan relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP).
Menurut Aida, peningkatan kenyamanan ini merupakan bagian dari transformasi layanan KAI yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Dengan suasana perjalanan yang semakin nyaman, pihaknya berharap KA Rajabasa menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian di wilayah Sumsel hingga Lampung.
"Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas. Dengan ruang duduk yang lebih lega, fasilitas yang lebih lengkap," ucapnya.
3. Antusiasme masyarakat terhadap KA Rajabasa tetap tinggi

Sementara itu, antusiasme masyarakat terhadap KA Rajabasa tetap tinggi. Pada hari pertama pengoperasian Kereta Ekonomi Premium, Sabtu (4/7/2026), tercatat sebanyak 596 pelanggan berangkat dari Stasiun Kertapati menggunakan KA Rajabasa.
Adapun total pelanggan pada perjalanan KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang mencapai 1.096 pelanggan dengan berbagai tujuan di wilayah Sumatra Bagian Selatan hingga Lampung.
Tingginya angka penjualan tersebut dipengaruhi oleh karakteristik perjalanan KA Rajabasa yang melayani perjalanan parsial. Dalam satu perjalanan, pelanggan dapat naik dan turun di berbagai stasiun sehingga tingkat okupansi dapat melampaui jumlah tempat duduk yang tersedia pada satu waktu.
Secara kumulatif, selama Semester I/2026, KA Rajabasa telah melayani 154.483 pelanggan, meningkat sekitar 35 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang sebanyak 114.320 pelanggan.
Peningkatan tersebut juga didukung oleh bertambahnya jumlah rangkaian KA Rajabasa. Jika pada 2025 KA Rajabasa dioperasikan menggunakan 5 kereta, maka pada 2026 jumlah rangkaiannya telah ditingkatkan menjadi 8 kereta, sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.



















