Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warga Muba Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Ikan di Sungai Dawas

Warga Muba Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Ikan di Sungai Dawas
Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban serangan buaya. (Dok. BPBD Muba)
Intinya Sih
  • Mulyadi, warga Sungai Lilin, ditemukan tewas mengenaskan di Sungai Dawas setelah diduga diterkam buaya saat memancing bersama rekannya pada dini hari.

  • Perahu korban ditemukan kosong dan rusak, memicu pencarian oleh tim gabungan BPBD dan Basarnas hingga jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal hilang.

  • Pihak BPBD mengingatkan bahwa Sungai Dawas merupakan habitat buaya senyulong, sehingga warga diminta waspada dan membatasi aktivitas malam di sekitar sungai.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Musi Banyuasin, IDN Times -‎ Mulyadi (55), warga Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan usai dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Sungai Dawas, Kelurahan Sungai Lilin, pada Rabu (13/5/2026).

Diduga korban diserang buaya saat tengah memancing bersama rekannya bernama Joni, sekitar pukul 02.00 WIB. Saat ditemukan petugas gabungan, tubuh korban sudah tidak utuh dan ada bekas cabikan hewan buas.

1. Kondisi perahu terlihat janggal karena ada beberapa bagian perahu yang pecah

Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban diserang buaya.
Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban diserang buaya. (Dok. BPBD Muba)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muba, Marko Susanto, mengatakan kronologi kejadian bermula saat korban Mulyadi bersama temannya, Joni, berpamitan dengan keluarga untuk mencari ikan dengan perahu masing-masing di Sungai Dawas, tepatnya di Sungai Sawo Sri Gunung.

"Mereka sempat terpisah untuk mencari ikan. Kemudian teman korban menghampiri perahu korban dan mendapati perahu tersebut terlihat kosong, tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Kondisi perahu pun terlihat janggal karena ada beberapa bagian perahu yang pecah," ujarnya Kamis (14/5/2026).

2. Jasad korban saat ditemukan dalam keadaan tidak utuh

Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban diserang buaya.
Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban diserang buaya. (Dok. BPBD Muba)

Melihat kondisi tersebut Joni langsung balik kanan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga yang kemudian melaporkan ke tim BPBD. Menindaklanjuti laporan tersebut, Marko segera memerintahkan tim Basarnas dan BPBD untuk bergerak ke lokasi kejadian. Tim gabungan melakukan pencarian di sekitar lokasi korban diduga tenggelam. Selanjutnya sekitar pukul 15.15 WIB korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal korban menghilang.

"Jasad korban saat ditemukan dalam keadaan tidak utuh, diduga korban telah diterkam buaya Sungai Dawas. Korban langsung dievakuasi dan telah diserahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.

3. Sungai Dawas merupakan habitat alami bagi buaya senyulong

Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban diserang buaya.
Tim BPBD Muba saat mengevakuasi korban diserang buaya. (Dok. BPBD Muba)

Marko mengingatkan jika Sungai Dawas dan sekitarnya seperti Sungai Muara Merang, merupakan habitat alami bagi buaya senyulong yang sering kali hidup di perairan keruh dan hutan rawa. Mengingat kondisi tersebut, masyarakat sekitar selalu diminta untuk waspada terhadap keberadaan buaya di aliran Sungai Dawas.

"Karena populasi buaya yang tinggi, warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di sepanjang aliran Sungai Dawas, terutama pada malam hari atau saat debit air naik," ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More