- Aldi Setiawan bin Anwarudin (laki-laki)
- Hj Syamsia Bachri binti Samaah (perempuan)
- Zulpan Effendi bin Gusti Palungun (laki-laki)
- Agustina Maharani binti Kambali (istri Aldi Setiawan)
- Martoni bin Mardoni (laki-laki)
- Aryanto bin Yasin (laki-laki)
- Klinton Wardana Marbun bin Dohar Saut Marbun
- Bahrul Ulum (laki-laki)
- Syafruddin NST (laki-laki)
- Alif Supriyantin (laki-laki)
- Budiyanto (laki-laki)
- Abella Zea Septiana (putri Aldi Setiawan dan Agustina Maharani)
- Zulkifli bin Hasan (laki-laki)
- Sukono (Laki-laki)
Daftar 14 Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS yang Sudah Teridentifikasi

- Tim DVI Polda Sumsel berhasil mengidentifikasi 14 dari 17 jenazah korban kecelakaan bus ALS dan truk tangki BBM di Muratara melalui pemeriksaan DNA.
- Pemeriksaan DNA dilakukan secara profesional dan mendetail selama sekitar sepekan, mencakup proses ekstraksi hingga analisis profil DNA untuk memastikan hasil yang akurat.
- Setelah identifikasi selesai, seluruh jenazah yang telah terverifikasi langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan di daerah asal mereka.
Palembang, IDN Times - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatra Selatan berhasil mengidentifikasi 14 jenazah korban kecelakaan bus Angkutan Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Muratara.
"Kami sudah menerima sampel DNA dari masing-masing keluarga korban," ujar Kepala Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan Pusdokkes Polri Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti dalam konferensi pers di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara M Hasan Palembang, Jumat (15/5/2026).
1. Polda Sumsel masih menyelesaikan identifikasi jenazah lainnya

Hastry menyampaikan, meski telah berhasil mengidentifikasi 14 jenazah, Polda Sumsel masih berusaha keras melakukan pemeriksaan dan pencocokan DNA dari tiga jenazah lainnya.
"Saat ini tinggal menunggu hasil pemeriksaan yang lain,” kata dia.
2. Identifikasi jenazah korban Bus ALS butuh waktu sepekan

Lebih lanjut, ia menyampaikan pemeriksaan DNA terhadap total 17 korban kecelakaan bus ALS memakan waktu hingga sepekan sejak sampel diserahkan ke tim DVI Polda Sumsel.
Pemeriksaan itu, kata Hastry, dilakukan secara profesional mulai dari pemeriksaan awal sampel, ekstraksi, kuantifikasi, amplifikasi, elektroforesis, analisis profil DNA, hingga penerbitan surat hasil pemeriksaan DNA. Pemeriksaan ketat dilakukan mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali.
“Kami melakukan secara mendetail agar tidak ada kekeliruan," jelasnya.
3. Daftar nama jenazah kecelakaan Bus ALS yang telah teridentifikasi

Dia menyampaikan, setelah berhasil diidentifikasi, seluruh jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan ke kediaman masing-masing.
Berikut daftar 14 korban kecelakaan bus ALS-truk tangki yang teridentifikasi:



















