Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Korban Kecelakaan Bus ALS Muratara Bertambah jadi 19 Orang

Korban Kecelakaan Bus ALS Muratara Bertambah jadi 19 Orang
identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Jumlah korban tewas kecelakaan Bus ALS dan truk tangki BBM di Muratara bertambah menjadi 19 orang setelah satu pasien bernama Jumiatun meninggal dunia di RS Bhayangkara Palembang.
  • Jumiatun sebelumnya dirawat intensif akibat luka bakar 90 persen dan sempat menjalani dua kali operasi sebelum akhirnya meninggal setelah sembilan hari perawatan.
  • Kecelakaan maut terjadi pada 6 Mei 2026 di Jalan Lintas Sumatera, menyebabkan bus terbakar hebat dan sebagian besar penumpang terjebak di dalam kendaraan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Korban kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki Bahan Bakar Minyak di Musi Rawas Utara (Muratara) bertambah jadi 19 orang.

"Korban kecelakaan bus ALS yang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang tadi pagi meninggal dunia," ujar Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol Budi Susanto, Jumat (19/5/2026).

1. Jumiatun dirujuk dari RSUD Rupit ke Palembang

Jenazah korban kecelakaan Bus ALS saat dibawa ke Lubuk Linggau.
Jenazah korban kecelakaan Bus ALS saat dibawa ke Lubuk Linggau. (Dok. Polantas Linggau)

Diketahui, korban meninggal dunia tersebut bernama Jumiatun. Sebelumnya, almarhumah selamat dan sempat menjalani operasi dan perawatan intensif. Jumiatun mengembuskan napas terakhir setelah dirawat selama kurang lebih sembilan hari di Palembang.

Jumiatun semula merupakan pasien selamat yang juga dirawat di RSUD Rupit dan kemudian di rujuk ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang pada 9 Mei 2026.

"Jumiatun di rujuk ke Palembang, sebelumnya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut akibat luka bakar berat yang dialami," kata Budi.

2. Jumiatun awalnya ditemukan dalam kondisi selamat

identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (Dok. Polda Sumsel)

Berdasarkan kondisi fisik, korban mengalami luka bakar hampir 90 persen di sekujur tubuh dan telah dua kali menjalani operasi pengangkatan jaringan kulit mati selama perawatan. Jumiatun bersama suaminya, Ngadiono, merupakan dua dari tiga korban yang sempat selamat dalam tragedi tabrakan maut tersebut.

Sementara satu korban selamat lainnya, Muhammad Fahrul Hubaidi (32), telah lebih dulu wafat usai menjalani operasi di RSUD Rupit.

3. Semula korban kecelakaan Bus ALS sebanyak 16 orang

Jenazah korban kecelakaan Bus ALS saat dibawa ke Lubuk Linggau.
Jenazah korban kecelakaan Bus ALS saat dibawa ke Lubuk Linggau. (Dok. Polantas Linggau)

Dari berita sebelumnya, kecelakaan maut bus ALS dengan truk tangki BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, pada 6 Mei 2026. Benturan keras antara kedua kendaraan menyebabkan bus terbakar hebat hingga banyak penumpang terjebak di dalam kendaraan.

Awalnya, tim DVI Polda Sumsel menerima 16 kantong jenazah untuk dilakukan identifikasi. Namun dalam proses pemeriksaan ditemukan satu potongan tubuh tambahan atau part body, sehingga jumlah korban meninggal saat itu bertambah menjadi 18 orang. Dengan meninggalnya Jumiatun, total korban jiwa dalam tragedi tersebut kini mencapai 19 orang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More