Melihat Arjuna: Sapi Kurban Presiden Prabowo dari Sukarami Palembang

- Sapi jenis Simental bernama Arjuna milik Yunita Sari dari Sukarami, Palembang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026 dengan bobot 1,18 ton dan harga Rp130 juta.
- Yunita merawat Arjuna selama tiga tahun dengan pakan sehat, menjaga kebersihan kandang, memberi vitamin rutin, serta memandikan sapi setiap hari agar tetap prima dan berbeda dari sapi lainnya.
- Tim kesehatan hewan melakukan pemeriksaan hingga tiga kali seminggu karena ukuran besar dan kondisi prima Arjuna yang menjadikannya salah satu sapi kurban terbesar di Sumatra Selatan tahun ini.
Palembang, IDN Times - Pemilik sekaligus peternak sapi di Kota Palembang, Yunita Sari, mengaku bahagia dan terharu. Sebab, sapi yang ia rawat dan pelihara sepenuh hati itu terpilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden Prabowo Subianto saat Idul Adha 2026.
"Saya tidak menyangka kalau sapi saya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo," ujarnya saat ditemui di kandang sapi Jalan Ponorogo, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Jumat (15/5/2026).
1. Sapi kurban Prabowo bernama Arjuna dengan berat 1,8 ton

Bagi peternak, lanjut Yunita, memelihara hewan dengan tulus dan kemudian dipilih sebagai hewan kurban mempunyai rasa kebanggaan tersendiri. Apalagi sapi yang ia rawat dalam kondisi sehat dan berbobot besar.
"Yang dipilih jenis Simental, namanya Arjuna. Beratnya 1,18 ton. Pihak istana beli seharga Rp130 juta," kata dia.
Yunita bercerita bahwa ia sempat kaget dan tidak mengira bahwa sapi peliharaannya termasuk dalam standar hewan kurban kepresidenan. Ia saat tim istana berkunjung, merasa senang dan terkejut.
"Waktu tim pemerintah datang mengecek, kebetulan kami memang memiliki sapi dengan bobot lebih dari satu ton, hingga akhirnya terpilih," jelasnya.
2. Arjuna memiliki kebiasaan sangat menyukai air dan mandi

Selama merawat Arjuna, kata Yunita, sapinya selalu diberi pakan sehat dengan kandungan nutrisi yang sehat. Ia membesarkan Arjuna sejak tiga tahun yang lalu. Kebersihan kandang pun menjadi hal penting untuk menjaga kondisi bobot Arjuna.
"Saya jaga pola makan, kebersihan kandang, dan rutin kasih vitamin supaya kondisi Arjuna tetap prima," kata dia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sepanjang memelihara Arjuna, kondisi fisik sapi tersebut sangat berbeda dari sapi lainnya. Arjuna, ketika dirawat dengan baik, sangat menyukai air dan rutin dimandikan setiap hari.
“Kalau dibandingkan dengan sapi lain yang tidak terlalu suka air, Arjuna justru senang dimandikan. Itu yang membuat kondisi tubuhnya tetap sehat dan terawat,” katanya.
3. Sapi milik Yunita baru pertama kali dipilih jadi hewan kurban Presiden RI

Selain perawatan harian, jelas Yunita, tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Arjuna. Bahkan dalam sepekan, pengecekan dilakukan hingga tiga kali secara rutin.
Yunita menyebut bahwa ukuran tubuh Arjuna yang besar dan kondisi sapi prima membuat Arjuna menjadi salah satu hewan kurban terbesar di Sumatra Selatan pada Idul Adha 1447 Hijriah. Dia mengaku lebaran tahun ini sangat spesial, sebab hewan peliharaannya adalah sapi pertama yang dipilih Istana Negara sebagai hewan kurban atas nama Presiden Prabowo.
“Ini pertama kalinya sapi dari peternakan kami dipercaya menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia," jelas dia.
Berdasarkan rencana, Arjuna akan diserahkan H-1 Idul Adha untuk proses penyembelihan. Saat ini pihak peternak masih menunggu keputusan lokasi penyerahan, apakah di Masjid Agung Palembang atau di Masjid Taqwa Palembang.


















