Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dua Terduga Curanmor Tembak Polisi di Palembang Ditangkap

Kota Palembang
2 min read
Dua Terduga Curanmor Tembak Polisi di Palembang Ditangkap
ilustrasi Penembakan (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Dua terduga curanmor, Bobi Satria dan Sarnubi, ditangkap di Desa Campang Tiga, OKU Timur, setelah diduga menembak polisi saat aksi pencurian motor di Palembang.

  • Saat penangkapan, polisi menembak kaki keduanya. Petugas juga menyita satu senjata api dan delapan amunisi, terdiri dari lima peluru aktif serta tiga selongsong.

  • Briptu Hamdi Saputra Davanis mengalami luka tembak di bahu setelah memergoki pencurian motor di parkiran apotek dan terlibat aksi saling tembak dengan pelaku.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Dua pria diduga terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan menembak anggota polisi di Palembang ditangkap, Selasa (27/10/2026). Keduanya tersangka Bobi Satria (21) dan Sarnubi (35) ditangkap di kampung halaman masing-masing di Desa Campang Tiga, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur.

Saat penangkapan, polisi memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki mereka. Tindakan tersebut dilakukan setelah keduanya diduga menembak seorang anggota polisi yang memergoki aksi pencurian motor di depan apotek di Kecamatan Seberang Ulu I (SU I), Palembang.

  1. 1. Bobi mengaku sudah tiga kali mencuri motor

    ilustrasi penembakan
    ilustrasi penembakan (unsplash.com/nampoh)

    Dalam pemeriksaan awal, Bobi mengaku telah tiga kali mencuri sepeda motor. Ia juga mengakui menembak anggota polisi yang memergokinya.

    Bobi mengaku terkejut ketika polisi melepaskan tembakan. Ia menyebut senjata api yang digunakan merupakan peninggalan pamannya yang telah meninggal dunia.

    "Sudah tiga kali (melancarkan aksi curanmor). Sepeda motor dijual dengan adik saya seharga 3 juta," ungkap Bobi, Selasa (27/10/2026).

    Di tempat yang sama, Sarnubi mengungkapkan, baru dua kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Pengakuan tersebut disampaikan saat menjalani pemeriksaan setelah ditangkap petugas.

    "Kalau saya baru dua kali pak mencuri," jelasnya.

  2. 2. Polisi sita senjata api dan delapan amunisi

    Ilustrasi penembakan. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi penembakan. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan satu senjata api beserta delapan amunisi. Dari jumlah tersebut, lima amunisi masih berisi peluru aktif, sedangkan tiga lainnya berupa selongsong yang diduga telah ditembakkan.

    Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jadi Permana membenarkan penangkapan kedua pria tersebut. Namun, keduanya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

    "Untuk kedua pelaku masih kita periksa," jelasnya.

  3. 3. Polisi tertembak usai pergoki pelaku pencurian

    IMG-20261025-WA0015.jpg
    Polisi Palembang Tertembak Usai Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor (Dok. Polisi Palembang)

    Diketahui, seorang anggota polisi di Palembang, Briptu Hamdi Saputra Davanis (28), dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka tembak di bagian bahu usai memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di salah satu parkiran apotek.

    "Saya langsung bilang, 'Hei, ngapain kamu, mau maling ya?' Mereka kaget dan langsung kabur. Saya kejar dan dia melepaskan tembakan satu kali ke atas," beber Hamdi, Minggu (25/10/2026).

    Briptu Hamdi mengatakan, saat memergoki aksi pencurian, pelaku mengeluarkan senjata api, sehingga dirinya pun mencoba melawan dengan menembakkan tembakan ke arah kaki pelaku. Namun, tembakan meleset dan pelaku kembali meletuskan senjatanya hingga mengenai bahu korban.

    "Saya tembak satu kali ke arah bawah. Dibalasnya lagi dengan mengarahkan kepala. Untungnya saya masih sempat menghindar, hingga mengenai bahu," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More