Kapasitas Sekolah Rakyat Tahap II Ditingkatkan, Tampung 1.260 Siswa

Kementerian PU meningkatkan kapasitas Sekolah Rakyat Tahap II di 100 titik menjadi 1.260 siswa, menyusul arahan Presiden untuk menambah ruang belajar dan asrama bagi keluarga prasejahtera.
Setiap kawasan akan memiliki gedung SD, SMP, SMA, laboratorium, asrama, rusun guru, kantin, dapur, gedung serbaguna, rumah ibadah, guest house, CCTV, serta fasilitas upacara dan olahraga.
Kementerian PU akan melanjutkan Sekolah Rakyat Tahap III di 100 lokasi baru, dengan kapasitas lebih dari 2.000 siswa per sekolah dan desain hingga empat lantai.
Padang, IDN Times - Kapasitas sekolah rakyat tahap II yang dibangun di 100 titik di Indonesia ditingkatkan dari 10.080 menjadi 1.260 siswa yang akan menimba ilmu nantinya. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Presiden kepada pihaknya.
"Presiden meminta agar ada penambahan ruang belajar dan asrama agar semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera berkesempatan menikmati pendidikan berkualitas," katanya, di Padang, Senin, 26 Oktober 2026.
1. Pembangunan akan dilengkapi fasilitas lain

Tampak dari depan papan nama Sekolah Rakyat di Kota Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto) Dody mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang dilakukan tersebut tidak hanya menghadirkan ruang kelas, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan dalam satu kawasan.
"Setiap lokasi dilengkapi dengan tiga gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, laboratorium, asrama siswa putra dan putri, rusun guru, kantin dan dapur, gedung serbaguna," katanya.
Tidak hanya itu, pembangunan tersebut juga termasuk pembuatan masjid untuk pelaksanaan ibadah bagi siswa muslim, rumah ibadah, serta guest house.
2. Lengkapi keamanan untuk siswa

Seorang siswi Sekolah Rakyat Rowosari Semarang berjalan kaki di trotoar kompleks gedung asrama putri. (IDN Times/Fariz Fardianto) Selain pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan, Kementerian PU menurutnya nanti juga akan melengkapi sistem keamanan bagi siswa.
"Untuk menunjang keamanan dan aktivitas siswa, kawasan sekolah juga dilengkapi sistem CCTV juga," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya juga akan membangun lapangan upacara, serta fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola atau mini soccer dan basket.
3. Akan lanjutkan pembangunan tahap 3

Tampak dari depan papan nama Sekolah Rakyat di Kota Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto) Ke depan, Kementerian PU akan melanjutkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3 di 100 lokasi baru.
"Setiap sekolah direncanakan memiliki kapasitas lebih dari 2.000 siswa, dengan penyesuaian desain bangunan dari dua menjadi empat lantai sesuai kondisi lokasi," katanya.
Melalui pembangunan Sekolah Rakyat, Kementerian PU mendorong manfaat ganda pembangunan infrastruktur, yakni memperluas akses pendidikan sekaligus membuka lapangan kerja dan memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
Hal ini sejalan dengan Sasaran Utama PU 608, khususnya target 0 persen kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen.






















