Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sumsel Terima Banpres Karhutla Rp200 M, Menhut: Ini Kepedulian Presiden

Kota Palembang
2 min read
Sumsel Terima Banpres Karhutla Rp200 M, Menhut: Ini Kepedulian Presiden
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Pemerintah pusat menyalurkan Banpres Rp200 miliar untuk penanganan karhutla di Sumsel dalam dua tahap, masing-masing Rp100 miliar pada September dan pekan ketiga Oktober 2026.

  • Dana ditransfer langsung ke rekening gubernur, bupati, dan wali kota penerima, sebagai dukungan pusat bagi pemerintah daerah menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

  • Selain dana, pemerintah mengerahkan dukungan BNPB, OMC, BMKG, dry ice, TNI, dan Polri; Menteri Kehutanan menyebut Presiden Prabowo terus memantau serta memotivasi penanganan karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah pusat menambahkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp100 miliar untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel). Bantuan tersebut diberikan dalam dua tahap kepada pemerintah provinsi serta sejumlah kabupaten dan kota. Diketahui, sebelumnya pemerintah pusat pun telah menggelontorkan bantuan presiden senilai Rp100 miliar. Kini, total banpres yang diterima di Sumsel mencapai Rp200 miliar.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengatakan bantuan itu merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap penanganan karhutla di Sumsel. Menurutnya, Presiden terus memantau upaya penanganan kebakaran melalui rapat terbatas hingga komunikasi langsung dengan jajaran pemerintah.

"Seperti yang diketahui, Pak Presiden Prabowo Subianto benar-benar concern dan memperhatikan secara khusus mengenai karhutla. Sudah banyak rapat terbatas yang dilakukan, telepon pribadi yang beliau lakukan," ujar Raja Juli di Palembang, Senin (26/10/2026).

  1. 1. Banpres Rp200 miliar disalurkan dalam dua tahap

    Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
    Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Raja Juli menjelaskan, bantuan senilai Rp200 miliar tersebut telah disalurkan dalam dua tahap. Bantuan tahap pertama diberikan pada September 2026 sebesar Rp100 miliar, sedangkan tahap kedua disalurkan pada pekan ketiga Oktober 2026 sebesar Rp100 miliar.

    Bantuan tersebut ditransfer langsung ke rekening pemerintah daerah. Penyaluran ini diklaim sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam menghadapi karhutla.

    "Untuk Banpres tahap satu sudah bulan September lalu dan tahap dua minggu yang lalu," katanya.

  2. 2. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan operasional

    Kondisi kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota Palembang
    Kondisi kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Selain Banpres, pemerintah pusat memberikan dukungan lain untuk memperkuat penanganan karhutla di Sumsel. Bantuan tersebut mencakup dukungan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), operasi modifikasi cuaca (OMC), BMKG, penggunaan dry ice, serta pengerahan personel di lapangan.

    Raja Juli menyebut dukungan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Sumsel.

  3. 3. Presiden disebut terus memotivasi jajaran pemerintah

    Asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan menyelimuti kawasan Kertapati di Palembang saat karhutla melanda.
    Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang (ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI)

    Raja Juli mengatakan Presiden Prabowo terus memberikan perhatian terhadap upaya penanganan karhutla. Ia menyebut Presiden turut memotivasi jajaran pemerintah agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara maksimal.

    "Kalau belum maksimal, beliau selalu memotivasi kami bahwa pemerintah hadir untuk mengatasi karhutla ini, termasuk dalam hal ini Banpres tahap satu maupun dua," ujarnya.

  4. 4. Pemerintah pusat dan daerah diminta bertanggung jawab

    Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
    Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Raja Juli menegaskan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam penanganan karhutla. Berbagai bentuk dukungan yang diberikan diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan di wilayah terdampak.

    "Saya hanya ingin memastikan bahwa pemerintah pusat dan daerah hadir dan bertanggung jawab terkait penanganan karhutla di Sumsel," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More