Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Herman Deru di Hadapan Gibran: Kalau Tol Betung Tak Dipercepat, Terkunci Macet

Herman Deru di Hadapan Gibran: Kalau Tol Betung Tak Dipercepat, Terkunci Macet
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Gubernur Sumsel Herman Deru meminta percepatan penyelesaian Tol Palembang–Betung di hadapan Wapres Gibran untuk mengurai kemacetan parah di Jalintim Palembang–Betung yang terjadi hampir setiap hari.
  • Deru menegaskan tol ini menjadi infrastruktur strategis karena akan menghubungkan berbagai ruas tol utama seperti Tol Palindra dan Tol Kapal Betung yang semuanya bermuara ke Palembang.
  • Wapres Gibran meninjau progres Jembatan Musi V sepanjang 1,8 km sebagai bagian penting Tol Palembang–Betung, dengan target fungsional pada periode Natal dan Tahun Baru 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta percepatan penyelesaian Tol Palembang–Betung saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Jembatan Musi V. Menurutnya, keberadaan tol tersebut penting untuk mengurai kemacetan di Jalintim Palembang–Betung yang terjadi hampir setiap hari.

"Terkunci (macet), Pak, kalau jalan tol ini gak segera selesai," ungkap Herman Deru, Kamis (16/7/2026).

1. Jelaskan beban Jalintim

Beberapa pejabat mengenakan helm proyek meninjau pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung dengan latar peta dan data teknis.
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Deru, apabila pembangunan tol tersebut tidak segera rampung, beban kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung akan semakin berat. Kondisi itu, kata Deru, sudah terlihat dari kemacetan yang terjadi hampir setiap hari, terutama pada kendaraan yang bergerak dari arah Pangkalan Balai menuju Palembang.

"Setiap hari, Pak, dari Pangkalan Balai ke Palembang macet. Apalagi saat ini ada perbaikan di Jalintim KM 17, pasti ada kemacetan," ungkap dia.

2. Tol jadi kunci mengurai kemacetan

Beberapa orang mengenakan helm proyek dan rompi keselamatan melihat peta pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung di area proyek.
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Di hadapan Gibran, Deru menjelaskan, ruas Tol Palembang–Betung menjadi infrastruktur strategis bagi Sumsel karena sejumlah akses tol seperti Tol Palindra dan Tol Kapal Betung akan bermuara ke Palembang.

"Tol Palindra, Tol Kapal Betung semuanya ke Palembang," jelasnya.

3. Tol Palembang-Betung akan difungsionalkan saat Nataru

Seorang pria berjas dan seorang pekerja konstruksi berjalan di area pembangunan jembatan di atas Sungai Musi dengan latar kapal dan tongkang.
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Musi V di ruas tol Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Diberitakan sebelumnya, proyek Jalan Tol Palembang-Betung ditargetkan mulai difungsikan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Target tersebut mengemuka saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jembatan Musi V, yang menjadi bagian dari ruas tol tersebut, dalam kunjungan kerjanya ke Palembang.

"Jembatan Musi V ini sudah dilakukan uji beban dan keluar uji laiknya. Insyallah di Nataru bisa difungsionalkan," ungkap Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji.

Kunjungan Gibran ke Jembatan Musi V dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan salah satu infrastruktur utama pada ruas Tol Palembang-Betung. Jembatan sepanjang 1,8 kilometer itu menjadi titik strategis proyek sekaligus termasuk salah satu jembatan tol terpanjang di Indonesia.

"Pada kunjungan tahun lalu, jembatan ini masih belum tersambung. Sekarang, setelah dilakukan percepatan, konstruksinya sudah menyatu dan tinggal menyelesaikan pekerjaan akhir," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sumatera Selatan

See More