Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bangga! 4 Karya Tradisi Muba Lolos Warisan Budaya Takbenda
Tradisi Bekarang Warga Muba, Usai Seruput Kopi Langsung Tangkap Ikan (Dok. IDN Times)

  • Empat karya budaya asal Musi Banyuasin berhasil ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2026, menjadikan Muba kontributor terbesar dari Sumatra Selatan tahun ini.
  • Karya yang lolos meliputi Tari Mare-mare, Legenda Bujang Ranggonang, tradisi Bekarang, dan alat tangkap ikan Seruo yang mencerminkan kearifan lokal serta hubungan harmonis masyarakat dengan alam.
  • Pemerintah dan masyarakat Muba berkomitmen menjaga warisan ini melalui pendidikan, festival budaya, riset, dan promosi agar tetap hidup di generasi muda serta mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times - Provinsi Sumatra Selatan sukses meloloskan 9 karya budaya terbaiknya ke kancah nasional pada sidang penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2026 Termin I. Istimewanya, 4 dari 9 karya tersebut lahir dari rahim budaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)

Capaian ini menempatkan Bumi Serasan Sekate sebagai kontributor budaya terbesar bagi Sumsel pada tahun ini.

1. WRWb punya nilai sejarah masyarakat yang masih hidup subur hingga kini

Tradisi Bekarang Warga Muba, Usai Seruput Kopi Langsung Tangkap Ikan (Dok. IDN Times)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muba, Yayan, mengatakan keempat karya budaya tersebut berhasil ditetapkan bukan sekadar deretan nama, melainkan cerminan dari detak jantung, kearifan lokal, dan nilai sejarah masyarakat yang masih hidup subur hingga kini.

Adapun 4 karya budaya yang meraih WTWb yakni:

  1. Tari Mare-mare merupakan seni tari tradisional yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Muba. Tarian ini menjadi bagian dari ekspresi budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan, kegembiraan, serta penghormatan terhadap tradisi, dan hingga kini masih ditampilkan dalam berbagai kegiatan adat maupun acara kebudayaan.

  2. Legenda Bujang Ranggonang merupakan tradisi lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kisah ini mengandung nilai sejarah, keteladanan, serta pesan moral yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Muba sekaligus memperkaya khazanah sastra lisan di Provinsi Sumsel.

  3. Bekarang merupakan pengetahuan dan praktik tradisional masyarakat dalam menangkap ikan di sungai, rawa, dan perairan lebak dengan memanfaatkan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini mencerminkan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan alam melalui pemanfaatan sumber daya perairan secara arif dan berkelanjutan.

  4. Seruo merupakan alat penangkap ikan tradisional yang terbuat dari anyaman bambu, yang hingga kini masih digunakan oleh masyarakat Muba. Penggunaan Seruo mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya perairan secara bijaksana karena bersifat ramah lingkungan, selektif, dan tidak merusak ekosistem sungai maupun rawa.

2. Dominasi Muba menjadi pengingat bahwa daerah ini memiliki harta karun kebudayaan

Tari Mare-mare dari Kabupaten Muba. (YouTube)

Menurut Yayan, keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari sinergi indah antara Pemerintah Kabupaten Muba, para pelaku budaya, maestro, akademisi, komunitas, hingga masyarakat biasa yang bahu-membahu menjaga agar api tradisi tidak padam digerus zaman.

"Dominasi Muba dalam penetapan ini menjadi pengingat manis bahwa daerah ini memiliki harta karun kebudayaan yang tak ternilai harganya. Namun, gelar ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru.

‎Yayan menekankan, warisan yang telah diakui ini harus terus ditiupkan ruhnya agar tetap hidup di hati generasi muda. Bisa melewati pendidikan, festival budaya, riset, hingga promosi yang berkelanjutan.

"Dengan demikian, budaya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif," ungkapnya.

3. Ada 9 karya budaya Sumsel yang resmi menyandang status WBTb

Tari Piring Gelas dari Musi Rawas. (YouTube)

Diketahui Kabupaten Muba tidak sendirian dalam merayakan kekayaan tradisi ini. Secara keseluruhan, sembilan karya budaya Sumsel yang resmi menyandang status WBTb Indonesia 2026 Termin I.

Lima tradisi lainnya yakni Legenda Asal Usul Desa Buluh Cawangi dari Kabupaten OKI, Legenda Putri Pinang Masak dari Ogan Ilir, Tari Piring Gelas dari Musi Rawas, Tari Siwar dari Lahat, dan Bebaso Palembang dari Kota Palembang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article