Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Paslon Bupati OKU Kaget Lawannya WO Saat Debat Berlangsung

Kota Palembang
Paslon Bupati OKU Kaget Lawannya WO Saat Debat Berlangsung
Pasangan calon (Paslon) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah-Marjito Bachri (BERTAJI) (Instagram: OKUTerkini)
  • Paslon BERTAJI kaget dengan WO lawan saat debat publik.
  • Tim debat sudah terdaftar di KPU dan pendukung menggunakan ID card resmi.
  • BERTAJI tetap komitmen menjaga pilkada damai dan mengikuti aturan berlaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Pasangan calon (Paslon) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah-Marjito Bachri (BERTAJI) mengaku kaget mendapati lawannya Yudi Purna Nugraha-Yenny Elita Sofyan Sani (YPN-YESS) melakukan Walk Out (WO) saat debat publik semalam. Teddy membantah dirinya bersama tim telah melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan tim lawan.

"Kami dari pasangan BERTAJI sedikit kaget dengan kejadian ini. Sebenarnya, kami tidak ada yang melanggar aturan," ungkap Teddy, Senin (18/11/2024).

  1. 1. Bantah ada pendukung gunakan id card palsu

    Protes di dalam ruang debat pilkada OKU (Instagram: Baturajaupdate)
    Protes di dalam ruang debat pilkada OKU (Instagram: Baturajaupdate)

    Teddy menjelaskan, tim yang hadir dalam debat sudah didaftarkan ke KPU untuk hadir di dalam debat. Jumlah tim yang hadir pun diklaim sudah sesuai dengan ketentuan dari pihak KPU.

    "Semua sudah teregister dengan baik, seluruh pendukung kami memakai ID card resmi, tidak ada yang palsu," jelas dia.

  2. 2. Klaim ikuti semua proses debat

    Pasangan calon (Paslon) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah-Marjito Bachri (BERTAJI) (Instagram: OKUTerkini)
    Pasangan calon (Paslon) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah-Marjito Bachri (BERTAJI) (Instagram: OKUTerkini)

    Teddy mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen menjaga pilkada damai dengan mengikuti seluruh aturan berlaku hingga akhirnya debat dihentikan setelah segmen penyampaian visi dan misi.

    "Kami tetap berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian tahapan Pilkada yang sudah ditetapkan oleh KPU. Termasuk mengikuti mengikuti debat sampai akhir," jelas dia.

  3. 3. Ajak semua pihak lakukan kampanye santun

    Protes di dalam ruang debat pilkada OKU (Instagram: Baturajaupdate).
    Protes di dalam ruang debat pilkada OKU (Instagram: Baturajaupdate).

    Teddy mengatakan, dirinya tidak mengenal Event Oganizer (EO) yang menjadi penyelenggara debat tersebut. Sehingga tuduhan adanya kongkalikong tidak bisa diterima.

    "Kami BERTAJI akan menyajikan kampanye politik yang santun dan penuh dengan kesejukan, karena kami memiliki tagline 'Mari Sayangi OKU.' Mudah-mudahan masyarakat tahu mana yang menjadi pilihan di hati," jelas dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More