Diwarnai Protes dan WO, Debat Pilkada OKU Terhenti di Tengah Acara

- Debat Pilkada OKU berakhir lebih cepat karena aksi Walk Out paslon YPN-YESS
- YPN-YESS merasa dicurangi dan protes terhadap perlakuan istimewa pada lawannya
- Paslon Yudi-Yenny tidak mundur dan ajak pendukung pulang, KPU belum tanggapi insiden WO
Palembang, IDN Times - Debat Pilkada Ogan Komering Ulu (OKU) digelar Minggu (17/7/2024) berakhir di tengah acara. Debat yang semestinya berjalan hingga pukul 22.00 WIB, harus berakhir lebih cepat usai salah satu paslon memilih Walk Out (WO).
Aksi WO tersebut dilakukan sebagai protes lantaran pasangan Yudi Purna Nugraha dan Yenny Elita Sofyan (YPN-YESS) merasa dicurangi oleh panitia debat. Pasangan YPN-YESS menduga ada perlakuan istimewa yang diberikan kepada lawannya Teddy Meilwansyah-Marjito Bachri (Bertaji).
"Kami merasa dicurangi. Paslon 02 diistimewakan. Mereka membawa lebih dari 30 pendukung ke dalam (ruang debat) tetapi tidak ada tindakan, ini sangat merugikan kami," ungkap Yudi, Senin (18/11/2024).
1. Kedua paslon hanya sempat bacakan visi misi

Alih-alih berdebat, kegiatan debat hanya berjalan hingga hingga segmen penyampaian visi dan misi. Pasangan Yudi-Yenny memilih meninggalkan lokasi debat berlangsung di Hotel The Zuri Palembang.
"Ini hak masyarakat menyaksikan panggung demokrasi pastikan tidak ada berpihak sedikit pun. Ini jadi preseden buruk bagi panggung demokrasi," ungkap dia.
2. Yudi sebut WO debat bukan mundur sebagai calon

Pasangan Yudi-Yenny mengaku hanya melakukan protes bukan mundur dari pencalonan sebagai bupati dan wakil bupati. Keduanya pun mengajak seluruh pendukungnya yang hadir di debat untuk pulang meninggalkan lokasi
"Kami tidak akan mundur satu langkah pun, kami akan mewujudkan perubahan di kabupaten OKU," jelas dia.
3. KPU enggan tanggapi aksi protes dengan WO

Ketua KPU OKU, Rahmad Hidayat saat dikonfirmasi enggan berkomentar terkait insiden WO salah satu paslon. Dirinya meminta kejadian WO tersebut ditanyakan ke panitia pelaksana.
"Silakan ditanya langsung ke pihak EO," ungkap Rahmad.

















