4 Hari usai Banjir Bandang Solok, Basarnas Perluas Area Pencarian Korban

Pada hari keempat pascabanjir bandang di Kayu Aro, Solok, Agusra (59) masih belum ditemukan setelah terseret arus pada 21 September 2026.
Basarnas memperluas pencarian hingga sekitar 14 kilometer dari titik awal korban diduga hanyut, dengan empat regu menyisir area masing-masing sejauh 2 hingga 5 kilometer.
Pencarian melibatkan 30 personel SAR Padang serta dukungan TNI/Polri, Pemda, relawan, dan warga dengan total 639 orang, di tengah hujan ringan.
Padang, IDN Times - Memasuki hari ke-4 pasca banjir bandang di daerah Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, satu orang korban masih belum ditemukan keberadaannya sampai saat ini.
Korban yang dilaporkan atas nama Agusra (59) tersebut masih belum ditemukan usai terseret arus banjir bandang yang menerjang daerah tersebut pada Senin (21/9/2026) lalu.
"Hari ini tim gabungan akan terus melakukan pencarian korban tersebut. Kita terus bekerja maksimal untuk dapat menemukan korban," kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, Jumat (25/9/2026).
1. Sisir area sepanjang 14 kilometer

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian titik yang ditunjuk oleh anjing pelacak (Foto: Polda Sumbar) Abdul Malik mengatakan bahwa untuk memaksimalkan pencarian, pihaknya kembali memperluas area untuk mendapatkan titik terang keberadaan korban.
"Kami memperluas area pencarian sejauh kurang lebih 14 kilometer dari titik awal korban diduga hanyut terseret banjir tersebut," lanjutnya.
Menurutnya, dengan perluasan area pencarian tersebut, pihaknya bisa mendapatkan hasil untuk titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban.
2. Bagi 4 regu

Tim K9 menelusuri lokasi bencana di Kabupaten Solok (Foto: Polda Sumbar) Untuk menyisir area yang panjang tersebut, Abdul Malik mengatakan bahwa pihaknya telah membagi tim tersebut menjadi 4 regu yang akan menyisir lokasi masing-masing.
"4 regu yang telah dibentuk tersebut nanti akan menyisir lokasi yang telah ditentukan masing-masing. Setiap regu akan melakukan pencarian di area 2 sampai 5 kilometer," katanya.
Menurutnya, cara tersebut akan efisien untuk menentukan lokasi yang dicurigai untuk menemukan korban yang terseret arus banjir bandang pada Senin lalu.
3. Turunkan 30 personel

Tim K9 menelusuri lokasi bencana di Kabupaten Solok (Foto: Polda Sumbar) Untuk melakukan pencarian tersebut, Abdul Malik mengatakan bahwa pihaknya menurunkan sebanyak 30 orang personel dari Kantor SAR Padang.
"Kami juga dibantu oleh TNI/Polri, Pemda Kabupaten Solok, relawan dan masyarakat dengan jumlah keseluruhan mencapai 639 orang," lanjutnya.
Ia mengatakan bahwa pencarian tersebut akan memiliki rintangan seperti cuaca yang masih hujan di sekitar lokasi, meski masih tergolong hujan ringan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)

















