Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kasus DBD di OKU Meningkat, Ada 69 Kasus dan 1 Orang Meninggal

Kasus DBD di OKU Meningkat, Ada 69 Kasus dan 1 Orang Meninggal
IDN Times
Intinya Sih
  • Tingginya curah hujan di OKU menyebabkan genangan air dan perkembangbiakan nyamuk semakin masif, meningkatkan kasus DBD dratis.
  • Kepala Dinkes OKU menyatakan lonjakan kasus DBD dari 44 menjadi 69 kasus dalam sebulan terakhir, dengan satu orang meninggal dunia.
  • Pihak Dinkes melakukan fogging di daerah rawan DBD dan membagikan abate gratis, serta memberikan imbauan kepada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Ogan Komering Ulu, IDN Times - Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) dalam sebulan terakhir menimbulkan genangan air. Kondisi ini memicu perkembangbiakan nyamuk semakin masif.

Akibatnya, jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di OKU selama periode Desember 2023 meningkat dratis. Dari 25 kasus yang terdata, satu orang dikabarkan meninggal dunia.

1. Total ada 69 kasus DBD sepanjang 2023

Pinterest
Pinterest

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU, Deddy Wijaya didampingi Kabid P2P, Andi Prapto, mengatakan populasi nyamuk menjadi lebih banyak membuat jumlah warga OKU yang terkena DBD mengalami lonjakan pada Desember 2023. 

"Secara keseluruhan dari Januari hingga November 2023 jumlah kasus DBD yang terjadi di OKU hanya 44 kasus. Namun saat Desember tahu-tahu bertambah 25 kasus. Sehingga total kasus mencapai 69 kasus, dan satu orang dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

2. Fogging di sejumlah daerah rawan DBD

ilustrasi fogging untuk pembasmian nyamuk DBD (unsplash.com/Refat Ul Islam)
ilustrasi fogging untuk pembasmian nyamuk DBD (unsplash.com/Refat Ul Islam)

Untuk menekan angka kasus DBD agar tidak terus meningkat, pihaknya langsung bergerak melakukan berbagai langkah, salah satunya fogging di daerah rawan DBD.

"Kita juga telah menugaskan seluruh Puskesmas di OKU untuk membagikan bubuk abate secara gratis kepada warga di wilayah masing-masing," imbauannya.

3. Masyarakat diminta terapkan pola hidup bersih dan 3M

Google
Google

Dinkes OKU juga telah memberikan imbauan kepada seluruh warga lewat petugas Puskesmas, agar menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dengan menerapkan pola 3M; mengubur, menguras, dan menutup tempat penampungan air.

"Angka penyebaran kasus DBD di OKU bisa ditekan seminimal mungkin jika kesadaran warga OKU menjaga kebersihan sudah tinggi. Kita usahakan kasus DBD tidak bertambah apalagi sampai yang yang meninggal dunia," tutupnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Yuliani
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Yuliani
EditorYuliani

Latest News Sumatera Selatan

See More