Hakim Minta Hendri Zainuddin Terbuka Soal Korupsi di KONI Sumsel

- Mantan Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang korupsi
- Hendri tidak tahu menahu mengenai pencairan dana hibah yang merugikan negara Rp3,4 miliar
- Hakim meminta Hendri untuk terbuka dan mempertanggungjawabkan kerugian negara tersebut
Palembang, IDN Times - Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatra Selatan (KONI Sumsel), Hendri Zainuddin, kembali dihadirkan dalam sidang tindak pidana korupsi sebagai saksi.
Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Palembang, Hendri dicecar pertanyaan terkait pencairan dana hibah yang merugikan negara Rp3,4 miliar, hingga catatan pengeluaran dana hibah dan deposito KONI Sumsel.
"Hendri Zainuddin dihadirkan lagi dalam persidangan ini. Saudara tahu tidak dari transportasi harian dan pencairan sampai ratusan juta yang tertera dalam catatan buku kas pengeluaran?" tanya hakim anggota Ardian Angga, Selasa (27/2/2024).
1. Hendri berkilah tak tahu soal keuangan

Menanggapi pertanyaan tersebut, Hendri mengaku tidak tahu menahu mengenai dana pengeluaran selama di KONI. Menurutnya ada bidang keuangan KONI Sumsel yang mengurus permasalahan tersebut.
"Secara teknis saya tidak tahu, ada yang ditransfer dan ada yang tunai. Karena bendahara yang lebih mengetahuinya," jawab Hendri Zainuddin.
2. Hendri ikut menandatangani dana pencairan

Mendengar jawaban itu, hakim mengingatkan Hendri Zainuddin untuk terbuka dan tidak menutupi keterangan di persidangan.
"Saksi selaku Ketua KONI? Jangan ditutupi semuanya, harus dibuka untuk mempertanggungjawabkan kerugian negara Rp3,4 miliar ini. Karena semua yang ikut menandatangani bukti-bukti pencairan harus dimintai pertanggungjawaban," jelas dia.
3. Mantan Bendahara KONI tak hadir

Sidang kasus korupsi yang menjerat Sekretaris KONI Sumsel, Suparman Roman dan Ketua Harian KONI Sumsel, Ahmad Tahir, diagendakan dalam pemanggilan saksi Hendri Zainuddin. Sedangkan Bendahara KONI Sumsel, Amiri Arifin, diminta hadir untuk agenda konfrontir.
Namun dalam jalannya sidang hingga berakhir, saksi Amiri pun tak kunjung hadir.


















