Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ratusan Analis Kimia Baru Lahir dari SMAKPA Padang

Ratusan Analis Kimia Baru Lahir dari SMAKPA Padang
Kepala SMAKPA memberikan ijazah kepada seorang siswa (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya Sih
  • Sebanyak 261 siswa SMK Sekolah Analis Kimia Padang lulus tahun 2026 setelah menempuh pendidikan empat tahun di bidang analisis kimia.
  • Sekitar 50 persen lulusan langsung bekerja di industri dalam dan luar negeri, termasuk 14 orang yang diterima di perusahaan aluminium Rusia.
  • Beberapa lulusan memilih melanjutkan kuliah, seperti Muhammad Dafa Kayana yang diterima di Universitas Nanjing berkat kemampuan bahasa Mandarin dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Padang, IDN Times - Ratusan analis kimia dari Kota Padang akan memulai kariernya di dunia industri nasional dan internasional pada tahun 2026 ini. Ratusan analis kimia tersebut merupakan lulusan dari SMK Sekolah Analis Kimia Padang (SMAKPA).

"Untuk tahun ini ada sebanyak 261 orang siswa kita yang lulus dan mereka kebanyakan langsung bekerja di berbagai industri," kata Kepala SMK SMAKPA, Silvania Lorina, Kamis (16/7/2026).

Ia mengatakan, ratusan siswa tersebut telah menyelesaikan pendidikan selama 4 tahun di sekolah khusus analisis kimia tersebut.

1. Sebanyak 50 persen lulusan langsung bekerja

Kepala SMK SMAKPA, Silvania Lorina (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Kepala SMK SMAKPA, Silvania Lorina (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Silvania mengatakan, dari total siswa yang telah lulus tersebut, 50 persen di antaranya telah langsung diterima bekerja di berbagai perusahaan industri dalam dan luar negeri.

"Anak-anak semuanya diterima sebagai analis kimia di berbagai perusahaan dan akan melakukan pekerjaan untuk menganalisis bahan kimia yang digunakan," katanya.

Selain yang bekerja di perusahaan dalam negeri, menurutnya, beberapa siswanya itu juga telah diterima untuk bekerja di luar negeri.

"Untuk yang di luar negeri, ada sebanyak 14 orang yang sudah resmi diterima dan ada 4 orang lagi yang masih menunggu persetujuan," katanya.

Menurutnya, para siswa tersebut akan bekerja sebagai analis kimia di perusahaan aluminium yang ada di Rusia dan telah bekerja sama dengan SMAKPA.

2. Lanjutkan pendidikan

Kepala SMAKPA memberikan ijazah kepada seorang siswa (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Kepala SMAKPA memberikan ijazah kepada seorang siswa (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Selain siswa yang langsung diterima bekerja di berbagai perusahaan, ada juga beberapa siswanya yang memilih melanjutkan pendidikannya di berbagai universitas.

"Ada juga anak-anak kami yang melanjutkan kuliah di dalam dan luar negeri. Ada juga yang telah diterima di universitas yang ada di Sumbar ini seperti Unand," katanya.

Menurutnya, beberapa siswa yang melanjutkan perkuliahan di luar negeri adalah siswa yang mendapatkan beasiswa dari masing-masing kampus.

3. Lanjutkan kuliah di Cina

Dafa Kayana (kanan) bersalaman dengan perwakilan Pemprov Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Dafa Kayana (kanan) bersalaman dengan perwakilan Pemprov Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Salah seorang siswa yang telah diterima di universitas luar negeri adalah Muhammad Dafa Kayana, yang akan melanjutkan pendidikannya di Universitas Nanjing.

"Alhamdulillah, saya sudah diterima di Universitas Nanjing. Itu karena di SMAKPA kami ada ekstrakurikuler bahasa Mandarin," katanya.

Karena hal tersebut, Dafa mengaku ia mampu bersaing untuk menjalani tes masuk universitas bergengsi di negeri tirai bambu tersebut.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sumatera Selatan

See More