Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diduga Korsleting Listrik, Kantor Pemkab Muara Enim Nyaris Terbakar
Kondisi kebakaran di ruang ULP Pemkab Muara Enim yang terbakar. (Potongan video: istimewa)
  • Kantor Bupati Muara Enim mengalami kebakaran pada Jumat malam, diduga akibat korsleting listrik.
  • Api berhasil dikendalikan dengan cepat oleh petugas Satpol PP dan tim pemadam kebakaran, tidak ada berkas penting yang terbakar.
  • Empat unit pemadam dibantu dua unit suplai dari BPBD dan PDAM berhasil memadamkan api dalam 15 menit, penyebab kebakaran masih dalam investigasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Muara Enim, IDN Times - Insiden kebakaran terjadi di salah satu ruangan kantor Pemkab Muara Enim atau Kantor Bupati Muara Enim, Jumat (21/03/2025) malam sekitar pukul 22:00 WIB. 

Api terlihat membesar di ruangan administrasi umum Unit Layanan Pengadaan (ULP). Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik karena ada alat elektronik yang belum dimatikan.

Meski demikian, pihak pemkab memastikan tidak ada dokumen atau berkas penting yang terbakar dalam kejadian tersebut. Beruntungnya, kobaran api dengan cepat bisa dikendalikan oleh petugas Satpol PP yang berjaga, dengan bantuan tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

1. Saat kebakaran ruangan dalam keadaan kosong dan terkunci

Kondisi kebakaran di ruang ULP Pemkab Muara Enim yang terbakar. (Potongan video: istimewa)

Kasat Pol PP Muara Enim, Andrille Martin mengatakan, saat kejadian terdapat lima anggota Satpol PP yang bertugas. Mereka mendengar suara dentuman di dalam ruangan disusul pecahnya kaca. Saat api mulai berkobar, petugas segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan berusaha memadamkan api.

“Api pertama kali terlihat dari bagian bawah salah satu meja di dalam ruangan sebelum akhirnya menyambar 2 unit AC. Dua anggota langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (22/3/2025).

Ia menambahkan, saat kebakaran terjadi ruangan dalam keadaan kosong dan terkunci. Pintu ruangan harus didobrak oleh petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api secara menyeluruh.

"Tidak lama berselang, tim Damkar langsung melakukan pemadaman dan pendinginan," terang Andrille.

2. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit

Kondisi kebakaran di ruang ULP Pemkab Muara Enim yang terbakar. (Potongan video: istimewa)

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Muara Enim, Saprioma menambahkan, pihaknya mengerahkan empat unit pemadam dibantu dua unit suplai dari BPBD dan PDAM. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit.

“Mengenai penyebab kebakaran sudah diserahkan ke kepolisian dan masih dilakukan investigasi lebih lanjut," ucapnya.

3. Indikasi awal ada alat elektronik belum dimatikan

Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala Bagian ULP Pemkab Muara Enim, Sonny Prihartono, menerangkan, kebakaran menghanguskan dua unit AC, satu meja dan kursi, serta satu unit printer. Meski beberapa berkas ikut terbakar, ia memastikan dokumen yang terdampak hanyalah surat masuk dan surat keluar, bukan dokumen penting.

Menurutnya, indikasi awal ada alat elektronik yang belum dimatikan sebelum ruangan dikunci. Hanya saja belum bisa dipastikan apakah itu printer atau AC.

“Api tidak sampai membakar lemari berkas karena yang terbakar hanya barang-barang yang berada di atas meja, termasuk printer. Namun, tidak ada laptop yang terbakar,” jelas Sonny.

Editorial Team

EditorYuliani

Related Article