Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 Pemuda Empat Lawang Tewas Keracunan Saat Bersihkan Sumur Tetangga

Kab. Empat Lawang
2 Pemuda Empat Lawang Tewas Keracunan Saat Bersihkan Sumur Tetangga
Ilustrasi korban di rawat petugas medis (IDN Times/Sukma Shakti)
Share Article

Empat Lawang, IDN Times - Dua warga Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan (Sumsel), berinisial AN (30) dan JN (25), ditemukan meninggal dunia di dalam sumur air milik tetangganya. Keduanya mati lemas karena menghirup gas beracun dari pembuangan mesin sedot yang dibawa masuk ke dalam sumur tersebut.

"Dua korban menguras sumur pakai mesin robin, diduga mereka tewas akibat terhirup asapnya," ungkap Kasatreskrin Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin, Selasa (12/9/2023).

  1. 1. Korban meninggal di kedalaman 12 meter

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)
    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)

    Tohirin menerangkan, kedua korban menerima upahan untuk membersihkan sumur warga yang kotor dan berlumpur. Tersangka AN turun lebih dahulu untuk menguras air dari dalam sumur di kedalaman 12 meter.

    Selang beberapa waktu, JN yang berada di atas tidak lagi mendengar suara kakaknya dari dalam sumur. Ia pun berupaya memanggil AN namun tak kunjung ada jawaban.

    "Proses evakuasi sempat terkendala alat sehingga berlangsung cukup lama," ujar dia.

  2. 2. Warga gunakan hewan peliharaan untuk cek ke dalam sumur

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

    JN yang panik menyorongkan kepalanya ke dalam sumur dan menyorot dengan senter. Ia mengetahui kakaknya sudah lemas di dalam sumur. Karena panik, ia langsung bergegas menyusul korban ke dalam sumur. JN yang berniat menolong justru ikut lemas karena menghirup udara pembuangan mesin sedot itu.

    Pemilik rumah yang melihat keadaan malah semakin panik, dan berteriak meminta tolong hingga warga setempat datang melakukan pertolongan.

    "Warga sampai tes pakai ayam dan burung untuk mengetahui kondisi di dalam sumur, mereka panik karena ayam dan burung itu mati semua begitu diangkat," jelas dia.

  3. 3. Keluarga legowo dengan kejadian

    Ilustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

    Tim gabungan BPBD, Damkar, dan Polisi, berusaha melakukan evakuasi. Mereka membutuhkan waktu hampir lima jam untuk mengevakuasi kedua korban dari dalam sumur tersebut. Pihak keluarga memilih legowo dengan peristiwa tersebut.

    "Pihak keluarga menolak divisum atau autopsi dan membawanya pulang untuk dimakamkan," turup dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More