Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Doraemon dan Spiderman Bekuk DPO Pelaku Curanmor di Palembang

Dua petugas Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang saat melakukan penyamaran untuk menangkap pelaku curanmor. (Dok. IDN Times)
Dua petugas Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang saat melakukan penyamaran untuk menangkap pelaku curanmor. (Dok. IDN Times)
Intinya sih...
  • Penangkapan dilakukan dengan under cover buy Tim Ranmor Polrestabes Palembang yang dipimpin Kasub Opsnal Ipda Gadik Pratama.
  • Pelaku merupakan residivis curanmor, lima kali keluar masuk penjara.
  • Polisi kembangkan kasus untuk menangkap pelaku lainnya dan menyita sejumlah barang bukti.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Unit Satreskrim Polrestabes Palembang mempunyai cara unik untuk meringkus pelaku kriminal. Kali ini polisi memilih kostum badut Doraemon dan Spiderman untuk membekuk pelaku pencurian sepeda motor. Hasilnya dua anggota unit ranmor berhasil membekuk residivis pencurian sepeda motor yang selama ini meresahkan warga Palembang.

Aksi unik ini terekam dalam video yang diunggah ke media sosial. Petugas menyamar sebagai badut Doraemon dan Spiderman untuk menjebak pelaku curanmor yang melakukan aksinya di puluhan lokasi.

1. Penangkapan dilakukan dengan under cover buy

Tim Ranmor Polrestabes Palembang yang dipimpin Kasub Opsnal Ipda Gadik Pratama selama haampir sepekan, membuntuti pelaku Jodi Iskandar (26) warga Lorong Terusan I, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang pada Minggu (11/1/2026).

Kapolrestabes Palembang Kombes Sonny Mahar Budi Adityan mengatakan, penangkapan dilakukan dengan under cover buy, dimana petugas menyamar menggunakan kostum badut Doraemon dan Spiderman untuk mengelabui target.

"Tim Ranmor berhasil menangkap pelaku bersama sebilah pisau bergagang cokelat. Pelaku ini sudah beraksi sebanyak 55 TKP di Palembang," ujarnya Selasa (13/1/2026).

2. Pelaku merupakan residivis curanmor, lima kali keluar masuk penjara

Pelaku Curanmor saat diringus Satreskrim Polrestabes Palembang. (Dok. Polrestabes Palembang)
Pelaku Curanmor saat diringus Satreskrim Polrestabes Palembang. (Dok. Polrestabes Palembang)

Kapolres menambahkan, sepeda motor yang jadi incaran pelaku selama ini jenis Honda Beat. Barang hasil curian tersebut kemudian dijual di dalam Kota Palembang maupun luar Palembang.

"Pelaku ini merupakan residivis curanmor yang sudah lima kali keluar masuk penjara. Terakhir pelaku masuk penjara pada tahun 2024. Dia beraksi dengan rekan yang berbeda, sebelum masuk penjara sudah melakukan curanmor dan keluar dari penjara juga masih melakukan curanmor. Jadi sudah hampir ratusan kali beraksi," jelas Sonny.

3. Polisi kembangkan kasus untuk menangkap pelaku lainnya

Pelaku Curanmor saat diringus Satreskrim Polrestabes Palembang. (Dok. Polrestabes Palembang)
Pelaku Curanmor saat diringus Satreskrim Polrestabes Palembang. (Dok. Polrestabes Palembang)

Pelaku terakhir kali beraksi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Tasik depan Gereja Siloam, Kelurahan Bukit Kecil, Palembang. Berawal saat pelaku bersama dua rekannya pergi ke arah kambang Iwak mengendarai motor scoopy warna biru-putih.

Melihat motor Honda Beat hitam milik korban, Safitri (23) terparkir, Jodi langsung merusak kunci dengan kunci T dan membawa kabur motor hanya hitungan detik.

"Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk untuk mengungkap TKP lain dan peran rekan-rekan pelaku. Dalam penangkapan ini, kami menyita sejumlah barang bukti di antaranya sebilah pisau, sepeda motor scoopy dengan plat palsu, sepeda listrik, helm, pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, serta sandal dan celana pendek," tegas Kapolres.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Ratu Dewa Pastikan Ibu Lahirkan Bayi di Teras Mushola sudah Dibantu

13 Jan 2026, 18:47 WIBNews