Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kepergok Selingkuh di Palembang, Istri Laporkan Suami Kasus KDRT

Kepergok Selingkuh di Palembang, Istri Laporkan Suami Kasus KDRT
Ilustrasi KDRT. (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
  • Seorang ibu rumah tangga di Palembang berinisial IE melaporkan suaminya, MR, ke polisi atas dugaan KDRT setelah memergoki sang suami berselingkuh di rumah mereka.
  • Percekcokan terjadi saat IE menemukan suaminya bersama wanita lain, yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan fisik hingga korban mengalami luka memar di wajah.
  • Pihak kepolisian Polrestabes Palembang telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban serta memanggil terlapor untuk pemeriksaan lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Seorang ibu rumah tangga berinisial IE (34) di Palembang melaporkan suaminya, MR (35), ke polisi atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Laporan tersebut dibuat karena IE mengaku sudah tidak tahan dengan perselingkuhan dan KDRT. Peristiwa KDRT terakhir dilaporkan terjadi, Jumat, 27 Februari lalu.

"Kasus KDRT ini bermula saat korban memergoki terlapor selingkuh di rumah mereka. Keduanya lantas terlibat cekcok mulut," ungkap Kuasa Hukum IE, Deddy Yuliansyah, Selasa (3/3/2026).

1. Terlapor diketahui bersama WIL di rumah

Ilustrasi KDRT. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi KDRT. (IDN Times/Mardya Shakti)

Korban sehari-hari berjualan sayur di Pasar Jakabaring memergoki dugaan perselingkuhan tersebut saat pulang ke rumah. Kejadian itu membuat korban emosi dan berupaya mengonfrontasi terlapor untuk meminta penjelasan.

"Saat pulang ke rumah mendapati suaminya bersama wanita idaman lain (WIL) di dalam kamar," jelas dia,

2. Korban berharap terlapor diproses hukum

ilustrasi KDRT (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi KDRT (pexels.com/Karolina Grabowska)

Pertengkaran tersebut diduga berujung pada aksi KDRT. Korban mengaku mengalami penganiayaan oleh terlapor.

Peristiwa itu membuat korban mengalami trauma dan berharap suaminya segera diperiksa secara hukum serta ditetapkan sebagai tersangka.

"Terlapor yang sudah tersulut emosi langsung menampar korban satu kali hingga mengalami luka memar di bagian wajah. Merasa tidak senang, makanya korban memilih melapor polisi," beber dia.

3. Polisi dalami laporan korban

Ilustrasi KDRT. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi KDRT. (IDN Times/Sukma Shakti)

Kepala SPK Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Rahmadhany, membenarkan adanya laporan dugaan KDRT yang dilayangkan korban terhadap terlapor MR.

Ia menyampaikan, penyidik saat ini masih mendalami laporan tersebut dengan memintai keterangan dari korban dan akan segera melayangkan pemanggilan kepada terlapor untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Laporannya sudah kami terima, akan segera kita limpahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan," ungkapnya.

4. Laporkan jika kamu mengetahui ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak

Ilustrasi KDRT (IDN Times /Aditya Pratama)
Ilustrasi KDRT (IDN Times /Aditya Pratama)

Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan! Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

  1. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)Alamat: Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, IndonesiaTelepon: (+62) 021-319 015 56Whatsapp: 0821-3677-2273Fax: (+62) 021-390 0833Email: pengaduan@kpai.go.id
  2. Komnas PerempuanEmail: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.idFacebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/Twitter: @komnasperempuan
  3. LBH APIKWhatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIBEmail: PengaduanLBHAPIK@gmail.com
  4. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) SumselAlamat: Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumsel. Jalan Ade Irma Nasution No.1254, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121Telpon: 0711-314004

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More