Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sempat Dilaporkan Hilang, Balita di Palembang Ditemukan Tewas

Sempat Dilaporkan Hilang, Balita di Palembang Ditemukan Tewas
Balita korban tenggelam di kolong rumah, sebelum sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga (Dok: Polrestabes Palembang)
Intinya Sih
  • Seorang balita bernama M Arcelio (3) ditemukan meninggal di kolong rumah panggungnya di kawasan Tangga Takat, Palembang, setelah sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.
  • Korban terakhir terlihat bermain di sekitar rumah pada Senin pagi sebelum menghilang, dan baru ditemukan keesokan harinya saat air sungai surut.
  • Pihak keluarga telah melapor ke polisi setelah kehilangan anaknya, sementara hasil penyelidikan menunjukkan korban sempat terekam CCTV pergi ke warung dekat rumah sebelum kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Seorang balita berinisial bernama M Arcelio (3) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilaporkan hilang. Korban ditemukan tak bernyawa di kolong rumahnya, diduga akibat terjatuh saat air pasang dan tenggelam.

"Orang tuanya yang menemukan pertama kali. Awalnya dia merasa ingin melihat ke kolong rumah. Ternyata benar ada korban di sana," jelas tetangga korban Iqrom, Rabu (4/3/2026).

1. Korban ditemukan ibunya di bawah rumah dalam keadaan meninggal

Balita korban tenggelam di kolong rumah, sebelum sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga
Balita korban tenggelam di kolong rumah, sebelum sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga (Dok: Polrestabes Palembang)

Kawasan rumah korban yang berada di kawasan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang berada di sekitar aliran sungai. Sehingga kondisi rumah panggung tersebut akan dipengaruhi pasang surut air sungai.

Awalnya tak ada yang menyangka korban terjebak di bawah rumah, hingga ibu korban menemukan anaknya sudah tak bernyawa. Korban ditemukan, Selasa 3 Maret sekitar pukul 15.30 WIB.

"Air dalam keadaan kecil, setelah sebelumnya pasang," jelas dia.

2. Korban pergi main sebelum akhirnya menghilang

potret manusia tenggelam setengah badan
potret manusia tenggelam setengah badan (pexels.com/Senanur Ceylan)

Iqrom menambahkan, bahwa korban sempat terlihat bermain di sekitar rumah pada Senin 2 Februari lalu. Sejak sore hari, korban mulai tak terlihat sehingga membuat panik pihak keluarga.

Setelah hilang lebih dari semalam, pihak keluarga akhirnya melapor ke polisi. Awalnya mereka menduga korban hilang.

"Korban hilang kemarin (Senin) sekitar pukul 11.00 WIB. Rencana dikebumikan hari ini di TPU Nagaswidak," jelas dia.

3. Pihak keluarga sempat melapor ke polisi

Balita korban tenggelam di kolong rumah, sebelum sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga
Balita korban tenggelam di kolong rumah, sebelum sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga (Dok: Polrestabes Palembang)

Senada, Kapolsek SU II Palembang Kompol Dedi membenarkan penemuan korban M Arcelio dalam keadaan meninggal dunia. Korban sempat terlihat terakhir kali sekitar pukul 10.00 WIB di hari Senin sebelum akhirnya dinyatakan hilang oleh keluarga.

"Hasil lidik, korban sempat belanja ke warung tidak jauh dari rumahnya. Kemudian sore hari, ibunya merasa kehilangan kemudian mencari tidak ketemu. Situasi saat itu air pasang," ungkap Dedi.

Orang tua korban Rubi Sugara (38) sempat melaporkan kehilangan anak di ke polisi dengan mendatang SPKT Polrestabes Palembang Selasa sore. Dari laporan tersebut Rubi sempat menunjukan kedatangan anaknya ke warung dilihat dari CCTV.

"Dia ke warung, setelah itu tidak pulang-pulang ke rumah. Saya sempat melihat CCTV di warung, memang benar dia ke sana," jelasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More