Tongkang Batu Bara Senggol Jembatan Sungai Lilin Saat Tugboat Isi BBM

- Tongkang bermuatan batu bara milik PT Madhucon terseret arus Sungai Lilin dan menyenggol tiang fender jembatan saat tugboat sedang mengisi bahan bakar.
- Bagian yang terdampak adalah tiang fender pelindung jembatan, tidak mengganggu lalu lintas, dan penanganannya dikoordinasikan dengan BBPJN karena termasuk aset jalan nasional.
- Polairud Polres Muba menurunkan tim untuk pemeriksaan awal di lokasi, memastikan tidak ada korban jiwa dan arus lalu lintas di atas jembatan tetap lancar.
Musi Banyuasin, IDN Times - Tongkang bermuatan batu bara milik PT Madhucon menyenggol tiang fender Jembatan Sungai Lilin pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Insiden terjadi saat tongkang terseret arus ketika bersandar di Sungai Lilin untuk mengisi BBM.
Saat kejadian, tugboat dan pengemudinya diduga tidak berada di lokasi karena mengisi bahan bakar. Arus sungai yang deras menyebabkan tongkang terbawa hingga menabrak tiang fender.
1. Kuatnya arus membuat posisi tongkang bergeser hingga mengenai tiang fender

Plt Kepala Dinas Perhubungan Muba, Yusfarizal, mengatakan kejadian bermula saat tongkang yang membawa muatan batu bara tengah bersandar di alur sungai. Namun, kuatnya arus membuat posisi tongkang bergeser hingga akhirnya mengenai tiang fender jembatan.
"Posisi saat itu tugboat sedang tidak berada di tempat karena pergi mengisi bahan bakar, sehingga tongkang terbawa arus dan menyenggol tiang fender," ujarnya.
Tongkang tersebut diketahui berangkat dari lokasi tambang di Dawas dengan tujuan Simpang Tungkal. Hingga kini, pihak terkait masih mendalami transportir yang mengoperasikan armada tersebut.
2. Bagian terdampak merupakan bagian pelindung jembatan

Yusfarizal mengatakan bagian yang terdampak merupakan pelindung jembatan, yakni tiang fender, sehingga tidak mengganggu lalu lintas di atas jembatan. Ia menambahkan, struktur tersebut merupakan aset jalan nasional. Dinas Perhubungan Musi Banyuasin telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk diteruskan ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) guna penanganan lebih lanjut.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait permasalahan ini, karena kewenangan berada di aset nasional," terangnya.
3. Polairud turunkan tim

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Muba, AKP Suvenfri, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan data terkait insiden tersebut.
"Tim sudah di lapangan untuk melakukan pengecekan, tidak ada korban dalam kejadian ini hanya tiang fender yang terdampak. Lalu lintas di atas jembatan juga masih lancar," ujarnya.


















